Kasus Kebakaran Meningkat Tajam

CILEGON, (KB).- Kasus kebakaran di Kota Cilegon meningkat tajam selama 2017. Dibanding tahun sebelumnya, tahun ini angka kasus kebakaran meningkat mencapai 80 persen. Hal tersebut dikatakan Kepala Seksi Penyelamatan Evakuasi dan Perlindungan Hak Sipil pada Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cilegon, Ipan Zaenudin ketika ditemui di kantor, Senin (18/9/2017). Ia mengatakan, berdasarkan data yang dimiliki Damkar Kota Cilegon, pada 2016, mulai Januari-Desember terjadi 37 kasus kebakaran yang mengakibatkan seorang meninggal, 8 orang luka bakar, dan seorang sesak napas.

Sementara, kerugian mencapai Rp 2,239 miliar. Sedangkan, di 2017 mulai Januari-September , terhitung Senin (18/9/2017) tercatat 53 kejadian dengan rincian seorang luka bakar, 4 luka ringan akibat pecahan kaca, dan kerugian total mencapai Rp 6,666 miliar. “Banyaknya kasus kebakaran tahun ini, disebabkan kelalaian, kompor gas, alang-alang, dan rokok,” kata mantan Kasi Trantib Kecamatan Cibeber tersebut.

Untuk klasifikasi data benda yang hangus di 2016, tutur dia, kebanyakan memang alang-alang atau lahan, selain ada beberapa rumah. Sedangkan di 2017, alang-alang dan rumah hampir mendominasi, meskipun ada beberapa kejadian di wilayah industri. Untuk 2 kejadian lagi belum masuk laporannya secara lengkap yang ada di Kelurahan Kedaleman, KecamatanCibeber.

Menurut dia, kasus kebakaran yang terbesar terjadi di Lingkungan Gajah Mungkur, Tegal Cabe, Kelurahan Citangkil, Kecamatan Citangkil yang menghanguskan 19 unit rumah dan 6 unit rumah rusak. “Kami berharap, masyarakat mewaspadai di musim kemarau ini, mengingat api bisa datang dari bakar sampah, korsleting listrik atau puntung rokok yang dibuang secara sembarangan,” ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Cilegon, Tubagus Iman Ariyadi menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Kelurahan Kedaleman, Kecamatan, Cibeber, Kota Cilegon, Senin (18/9/2017). Bantuan berupa bahan kebutuhan hidup tersebut diserahkan saat wali kota mengunjungi korban kebakaran.
Ia datang menemui korban kebakaran bersama sejumlah pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon. Dalam kesempatan tersebut, dia berpesan kepada masyarakat Kota Cilegon untuk berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya musibah kebakaran.

“Saya mengimbau semua warga, agar berhati-hati untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran, segala macam yang bisa menyebabkan kebakaran harus kami waspadai,” ujarnya. Mengenai bantuan yang diberikan tersebut, dia menuturkan, bahwa setiap warga berhak menerima bantuan. “Walaupun ini rumah kontrakan, kami sebagai pemerintah daerah harus bisa memberikan bantuan, karena sama-sama warga masyarakat, karena ini rumah kontrakan, saya sudah meminta kepada lurah untuk bisa memediasi antara yang ngontrak dan yang punya kontrakan,” katanya. (H-45)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here