Senin, 10 Desember 2018
Wakil Ketua DPRD Lebak, Yogi Rochmat sedang berbincang dengan ML salah satu korban penyekapan PT Saedong, beberapa waktu yang lalu.*

Kasus Dugaan Penyekapan Karyawan PT Saedong, Dewan Siap Bentuk Tim Investigasi

LEBAK, (KB).- Pascapemanggilan terhadap manajemen PT Saedong pusat beberapa waktu lalu, DPRD Lebak akan membentuk tim investigasi terhadap dugaan penyekapan, serta perlakuan kurang terpuji yang dilakukan pihak PT Saedong yang berada di Desa Mekarsari, Kecamatan Rangkasbitung, terhadap karyawannya. Wakil Ketua DPRD Lebak, HM. Yogi Rochmat, membenarkan pihaknya akan membentuk tim investigasi yang diusulkan anggota Komisi III DPRD saat memanggil manajemen PT Saedong Pusat beberapa waktu lalu.

Untuk memastikan netralitas tim investigasi, pihaknya akan melibatkan beberapa pihak seperti pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lebak, Disnaker Banten, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Lebak, organisasi buruh serta pihak Manajemen PT Saedong. ”Terkait pembentukan tim investigasi, saat ini masih dalam proses internal dewan. Sedangkan beberapa pihak yang akan dilibatkan dalam tim investigasi, segera kami hubungi,” kata HM. Yogi Rochmat kepada Kabar Banten, Senin (26/2/2018).

Ditambahkan, selain kasus dugaan penyekapan dan perlakuan yang tidak pantas terhadap karyawan PT Saedong, pihaknya juga akan mengusut tentang pungli yang terjadi dalam setiap penerimaan karyawan baru. Oleh karenanya, butuh pembuktian yang riil serta tidak mengada-ngada, maka tim investigasi nantinya akan menemui dan sekaligus mewawancara karyawan PT Saedong yang masih aktif bekerja dan karyawan yang sudah tidak aktif (sudah berhenti).

”Pada saat pemanggilan, kami menilai wajar jika manajemen PT Saedong Pusat membantah terhadap semua tuduhan yang ditujukan terhadap PT Saedong di Desa Mekarsari. Untuk membuktikan kebenarannya, tim investigasi yang akan kami bentuk diharapkan bisa bekerja maksimal,” ujarnya.

Anggota Komisi III DPRD Lebak, Ucuy Masyuri Sajim menegaskan, surat pembentukan tim investigasi PT Saedong direncanakannya dibuat pekan ini. Namun untuk lebih jelasnya, Ucuy akan menghubungi Ketua Komisi III DPRD Lebak, Rudi Kurniawan. ”Nanti saya coba tanya ke Pak Rudi apakah surat pembentukannya jadi dibuat pekan ini atau tidak. Namun apapun alasannya kasus dugaan penyekapan karyawan PT Saedong harus kita kawal, karena saya tidak ingin karyawan PT Saedong yang rata-rata warga Rangkasbitung mendapatkan perlakuan yang tidak baik dari pihak perusahaan tersebut,” ucap Ucuy Masyuri Sajim.

Sebelumnya, Pratikno Wibowo HRD PT Saedong Pusat yang dikonfirmasi terkait penyelesaian kasus dugaan penyekapan karyawan di PT Saedong Desa Mekarsari mengatakan, jika dugaan penyekapan tersebut tidak benar. Namun, pihaknya mempersilakan DPRD Lebak membentuk tim investigasi untuk mencari pembuktiannya. ”Kami sudah temui semua karyawan yang direkam di video di dalam ruang kecil di PT Saedong Desa Sukamekarsari, semuanya mengaku tidak sedang disekap, tetapi sedang selfie dan sedang bercanda ria,” tuturnya. (Lugay/Job)***


Sekilas Info

Ratusan RTLH di Kabupaten Lebak Akan Dapat Bantuan Rehab

LEBAK, (KB).- Sebanyak 319 rumah tidak layak huni (RTLH) milik masyarakat kurang mampu atau berpenghasilan rendah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *