KASN Belum Terima Usulan Mutasi Pejabat Pemprov Banten

SERANG, (KB).- Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) belum menerima usulan mutasi pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov Banten. Sebab, mereka belum mengetahui nama dan jabatan yang akan dimutasi oleh Pemprov Banten.

“Usulan rotasi PPTP (Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama) Provinsi Banten belum pernah kami terima, jadi kami belum tau siapa nama-nama yang dirotasi,” kata Asisten Komisioner Bidang Promosi dan Advokasi Nurhasni, saat dihubungi wartawan, Jumat (20/9/2019).

Terkait lampiran usulan mutasi pejabat dari Pemprov Banten yang sempat beredar, ia sendiri belum mengetahui secara pasti. Ia menegaskan, KASN belum pernah memberikan rekomendasi mutasi pejabat di Banten.

“KASN belum pernah mengeluarkan rekomendasi baik memberikan rekom untuk memulai, melakukan job fit maupun pelantikan. Jadi kalau ada pejabat yang dilantik kemudian tidak sesuai ketentuan, bukan karena rekom KASN,” ujarnya.

KASN, kata dia, berwenang untuk melakukan penilaian atau review usulan dokumen mutasi yang disampaikan. “Kalau tidak sesuai, KASN tidak akan menyetujui (usulan mutasi pejabat),” ucapnya.

Baca Juga : Tiga Pejabat Pemprov Banten Diusulkan Mutasi

Diketahui, sebelumnya lampiran hasil seleksi mutasi calon pejabat tinggi pertama Provinsi Banten beredar di aplikasi WhatsApp mesengger. Lampiran yang ditandatangani Gubernur Banten Wahidin Halim itu menuliskan tiga nama pejabat setara Eselon II Pemprov Banten dimutasi.

Adapun tiga nama yang terlampir dalam lampiran tersebut yaitu pertama, M Yusuf dari Staf Ahli Pembangunan, Ekonomi dan Ekonomi Sekretariat Daerah ke Asisten Pembangunan dan Perekonomian Sekretariat Daerah.

Kedua, H. Tabrani dari Jabatan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah ke Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Ketiga, Engkos Kosasih Samanhudi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ke Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah.

Berdasarkan catatan wartawan, dua nama pejabat dalam lampiran belum dua tahun menduduki jabatannya. Pertama, H. Tabrani yang dilantik menjadi Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah yang dilantik Senin (3/9/2018). Kedua, M Yusuf yang dilantik menjadi Staf Ahli Pembangunan, Ekonomi dan Ekonomi Sekretariat Daerah pada Selasa (4/9/2018).

Kepala BKD Banten Komarudin menegaskan, nama-nama dalam lampiran yang beredar sudah tidak relevan. Alasannya, karena sudah ada data yang terbaru. Menurutnya, ada data terbaru perihal usulan nama yang dimutasi. (SN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here