“Kartini Day 2019”, Airin Minta Wanita Tangsel Harus Mampu Kelola Tantangan Digital

Peringatan Hari Kartini tahun 2019 tingkat Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Pemkot Tangsel kali ini mengambil tema menjadi keluarga yang toleran dan modern di era digital. Dimana wanita di Tangsel harus terus berupaya meningkatkan perannya demi kemajuan bangsa dan negara tanpa melupakan kodratnya sebagai seorang wanita.

Tak hanya itu wanita Tangsel juga harus menjadi Kartini zaman now, yang dituntut mampu mengelola tantangan secara positif di bidang teknologi informasi dan digital dalam keluarga. Dalam hal ini, peran perempuan sangat penting, terutama dalam memberikan pemahaman dan mencegah masuknya konten-konten negatif melalui perangkat elektronik di kalangan anak-anak dan remaja.

Hal itu dikatakan oleh Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany, dalam acara peringatan Hari Kartini 2019 di Tangsel, Minggu (21/4/2019).

Menurut Airin, peran perempuan sangatlah penting untuk mengawasi dan memberikan edukasi kepada anak-anak mereka. Era digital harus disambut dengan suka cita, namun dilema digital saat ini adalah, maraknya konten negatif. Ini, membuat orangtua semakin cemas. Oleh karenanya, tidak hanya pengawasan yang diperlukan, tetapi juga edukasi tentang bagaimana melihat digitalisasi untuk informasi yang bermanfaat untuk anak.

“Seorang ibu harus memiliki wawasan luas dengan ilmu pengetahuan dan kecerdasan sebagai landasan dalam ucap, aktivitas dan kreativitas kita khususnya di era teknologi saat ini,” kata Airin.

Menurutnya bagi keluarga modern, gadget yang didukung internet tidak dapat dilepaskan dari keseharian untuk bantu meringankan segala kebutuhan hidup. Seperti memudahkan komunikasi atau pencarian informasi. Namun, tak hanya orang tua maupun ibu, anak-anak pun dapat dengan mudah mengakses informasi dan hiburan secara luas dan berkomunikasi dengan dunia luar tanpa batasan.

Airin menegaskan peringatan Hari Kartini merupakan momentum kebangkitan jiwa kaum wanita Indonesia. Dimana peringatan Hari Kartini ini sebagai semangat untuk terus bangkit dari ketertinggalan menuju wanita yang bermartabat.

“Perempuan saat ini harus mampu berjuang menjadi pendamping suami yang baik, memberi pola asuh yang baik terhadap anak, pondasi nilai agama yang kuat bagi anak, agar mereka mampu memilih dan memilah mana yang baik dan yang buruk,” tuturnya.

Dengan peran perempuan yang tinggi, maka pengaruh negatif apapun dapat diantisipasi dan direduksi secara dini. Sehingga anak-anak dan remaja dapat tumbuh dan berkembang dengan baik serta meraih cita-citanya.

“Bila tugas mulia itu bisa kita jalankan dengan baik, InsyaAllah akan lahir kartini-kartini berikutnya, sehingga kota Tangsel akan menjadi daerah yang berkualitas, kuat dan berbudaya,” ucap orang nomor satu di Kota Tangerang ini.

Sementara, Wakil Walikota Tangsel,Benyamin Davnie, menambahkan peringatan ini harus dijadikan momentum dalam rangka mengembangkan tugas dan perannya. Dalam era digital ini peran ibu berlipat ganda. Salah satunya adalah sebagai motivator di dalam keluarga. (DA/Adv)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here