Kapolres Serang Kota dan Kapolres Lebak Diganti

SERANG, (KB).- Kapolda Banten Irjen Pol  Tomsi Tohir memimpin upacara serah terima jabatan Karo SDM, Kapolres Serang Kota, dan Kapolres Lebak Polda Banten di Aula Serba Guna Polda Banten, Jum’at, (13/9/2019) pukul 15.00 wib.

Pergantian jabatan ini tertuang dalam surat telegram Kapolri nomor : ST/2316/IX/ Kep/2019 Tanggal 2 September 2019, tentang pemberhentian pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri.

Karo SDM Polda Banten Kombes Pol Langgeng Purnomo digantikan Kombes Pol Tommy Wibisono yang sebelumnya menjabat sebagai Karo SDM Polda Kalteng. Langgeng akan menempati jabatan baru sebagai Kabbagdiapers Rodalpers SSDM Polri

Kapolres Serang Kota AKBP Firman Affandi digantikan AKBP Edhi Cahyono yang sebelumnya menjabat Kasubbidpaminal Bidpropam Polda Bali. Firman digeser ke Kasubbaganalis Bagjianbang Sespim Lemdiklat Polri.

Kapolres Lebak AKBP Dani Arianto digantikan AKBP Firman Andreanto yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Bangka Barat, Polda Kepulauan Bangka Belitung. Sementara Dani mendapat tugas baru sebagai Wadirresnarkoba Polda Kaltara.

Kapolda Banten Irjen Tomsi Tohir mengatakan rotasi dan mutas pejabat utama polda dan para kapolres adalah hal yang alami dalam organisasi Polri. Ini merupakan penyegaran, promosi dan dalam rangka meningkatkan performa kinerja organisasi menuju SDM unggul dan promoter.

“Saya berharap kepada pejabat baru, untuk segera menyesuaikan dengan kondisi yang ada dan segera memahami karekteristik daerah-daerahnya masing-masing, serta mengambil langkah dan trobosan untuk menjaga kamtibmas,” katanya usai serah terima jabatan di Mapolda Banten.

Tomsi mengungkapkan pejabat baru, khususnya Polres Serang Kota dan Polres Lebak untuk dapat mengusai wilayahnya masing-masing menjelang Pilkades Serentak. Penguasaan wilayah ini diperlukan guna mengantisipasi kerawanan atau konflik yang terjadi dalam pesta demokrasi tersebut.

“Kita harapkan pejabat baru untuk menguasai kerawanan-kerawanan Pilkades tersebut. Masyarakat juga diharapkan bisa menjadikan pemilihan kepala desa sebagai peristiwa demokrasi untuk memilih kepala desa yang terbaik dan tidak menimbulkan permasalahan apalagi sampai perbedaan pendapat yang menjurus ke kekerasan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Tomsi menambahkan, jelang pelaksanaan Pilkades serentak kali ini, Polda Banten akan memberikan pesan dan arahan khusus kepada kedua pejabat baru tersebut.

“Khusus untuk antisipasi kepada kapolres yang baru secara teknis cukup banyak yang sudah disiapkan, tentunya bisa saya sampaikan dalam kegiatan ini, dan tentunya ada arahan khusus,” tambahnya.

Tomsi menegaskan dalam waktu dekat ini ada beberapa tantangan yang harus dipersiapkan polres. Selain Pilkades, Polres juga harus bekerja keras untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada institusi Polri.

“Tahun ini pilkades tadi, yang kedua dari tahun ke tahun harus bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri sehingga betul-betul merasa dimiliki dan dicintai,” tegasnya.(Su)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here