Kampus tidak Terakreditasi, Sejumlah ASN tak Bisa Ikut Ujian Kenaikan Pangkat

SERANG, (KB).- Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang tidak dapat mengikuti ujian persamaan atau kenaikan pangkat di UPT Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Banten, Selasa (12/12/2017). Sebab, ijazah sejumlah ASN tersebut bukan dari perguruan tinggi yang terakreditasi atau terdaftar di Kopertis.

Kepala BKPSDM Kabupaten Serang, Tubagus Entus Mahmud Sahiri menjelaskan, tahun ini pemkab bekerja sama dengan pihak BKN, dalam hal tersebut, UPT BKN Banten melaksanakan ujian dinas dan penyesuaian ijazah. Untuk ujian penyesuaian ijazah, pesertanya 296 orang, terdiri atas peserta yang mengikuti persamaan untuk S2 empat orang, S1 183 orang, D3 7 orang, SMA 40 orang, dan SMP 62 orang.

Sementara, untuk peserta ujian dinas tingkat satu 25 orang. Sesuai ketentuan, bahwa persamaan ijazah tersebut diberikan kepada ASN yang sudah menempuh jenjang pendidikan tersebut, mereka yang selesai melaksakan pendidikan di lembaga yang terakreditasi di Kopertis. Bagi mereka yang melaksanakan pendidikan di luar perguruan tinggi yang tidak terdaftar di Kopertis, tidak dilayani.

“Karena, ketentuannya seperti itu. Kemarin ada beberapa orang terpaksa kami tolak, karena lembaga pendidikannya tidak terakreditasi. Tapi, hanya sedikit jumlahnya, dibawah 10 orang. Mereka terpaksa dan dengan menyesal, kami tidak ikutkan di ujian persamaan ini. Sebab, sekolahnya tidak di perguruan tinggi yang terakreditasi atau tidak terdaftar di Kopertis,” katanya saat ditemui Kabar Banten saat memantau pelaksanaan ujian persamaan di Kantor UPT BKN Banten, di Kota Serang, Selasa (12/12/2017).

Sementara itu, Kepala UPT BKN Banten, Juwardi menuturkan, pihaknya menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) dalam ujian persamaan tersebut. Sebenarnya, ujar dia, ujiannya sama saja. Hanya, sarananya saja menggunakan komputer untuk mempermudah. “Soalnya sama pilihan ganda. Materinya kompetensi dasar dan inti. Ada wawasan kebangsaan, pengetahuan umum, manajemen kepegawaian, serta substansi dari BKD (BKPSDM) sendiri. Materi penunjang, juga ada sebagai bagian penyesuaian ijazah itu. Biasanya, soal bahasa Inggris. Ada 100 soal dalam ujian ini dan waktu pengerjaannya hanya 90 menit. Kalau peserta tes belum selesai mengerjakan, maka sistem akan menutup sendiri,” ucapnya. (YY)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here