Sabtu, 17 November 2018

Kampung Wisata Turalak, Pemantik Roda Perekonomian Masyarakat Lokal

KEBERADAAN wisata air tejun yang terletak di Kampung Turalak, Desa Ramea, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Banten saat ini telah menjadi pematik peningkatan perekonomian masyarakat setempat. Sebab, meski terbilang baru, objek wisata yang disebut ‘Leuwi Bumi’ itu mampu menambah mata pencaharian masyarakat.

Masyarakat banyak mencari penghasilan tambahan dengan menjadi tukang ojek mengantarkan wisatawan yang berkunjung ke lokasi wisata. Tidak hanya itu, sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bidanh kuliner juga tumbuh pesat. Kesadaran masyarakat akan sadar wisata juga sudah tumbuh. Terbukti dengan ditawarkannya rumah milik mereka sebagai tempat menginap wisatawan (home stay).

Kampung Turalak sendiri termasuk daerah tertinggal dan rata-rata warganya hanya mengenyam pendidikan hingga sekolah dasar (SD). Sebagian besar mata pencaharian warganya adalah bertani dan berkebun, sehingga pendapatan mereka pun terbatas pada hasil panen yang tidak setiap hari. Sehingga, dengan adannya kampung wisata tersebut masyarakat memiliki penghasilan tambahan.

“Masyarakat di sini, hampir 100 persen pekerjaannya adalah petani padi dan berkebun. Itu merupakan satu-satunya mata pencaharian mereka,” kata pemilik, sekaligus penggagas Leuwi Bumi Turalak Outbound and Adventure, Hari Suharsa kepada Kabar Banten, Senin (5/11/2018).

Menurutnya, potensi wisata di Kampung Turalak sangatlah besar. Sehingga, dari pariwisata inilah bisa membuat sumber penghasilan dan mata pencaharian bagi warga. “Karena itulah, kami mencoba untuk membuka tempat wisata ini, dan tentunya melibatkan seluruh masyarakat disini juga agar turut andil dalam meningkatkan potensi pariwisata,” katanya.

Ia mengaku, Leuwi Bumi Turalak Outbound and Adventure sudah dibuka hampir satu tahun. Namun, belum banyak orang yang tau tentang tempat wisata tersebut. Untuk itu, pihaknya dengan melibatkan berbagai pihak terus mempromosikan potensi wisata Turalak. “Yang menjadi masalah selama ini adalah infrastruktur jalan yang masih sangat minim, sehingga banyak masyarakat yang enggan untuk mendatangi lokasi wisata ini,” katanya.

Ia berharap, dengan kedatangan tim Harian Umum Kabar Banten dapat membantu terpromosikannya wisata Turalak kepada masyarakat luas. Pemerintah daerah juga diharapkan bisa mendukung potensi wisata di Turalak ini, minimal dengan memperbaiki kondisi infrastruktur jalan yang rusak. “Karena roda perekonomian akan berputar jika infrastruktur lebih baik,” katanya. (Rizki Putri)*


Sekilas Info

Destinasi Wisata di Provinsi Banten untuk Liburan Akhir Tahun

BINGUNG liburan akhir tahun nanti pergi berwisata kemana? Nah, bagi anda yang masih bingung, yuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *