Kadupandak Belum Serap Dana Desa

PANDEGLANG, (KB).- Desa Kadupandak, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang belum bisa menyerap realisasi dana desa tahap pencarian kedua. Hal tersebut akibat masih terdapat persyaratan yang belum dilengkapi.

Kepala Seksi Pengendalian Keuangan Desa DPMPD Ahmad Mubarok mengatakan, dari ratusan desa yang ada di Kabupaten Pandeglang masih terdapat satu desa yang belum mencairkan atau menyerap dana desa. Padahal, saat ini sudah memasuki pengajuan pencairan dana desa tahap ketiga.

“Kita sekarang sedang persiapan untuk pengajuan pencairan tahap ketiga. Jadi sekarang laporan tahap kedua sudah dibilang hampir keseluruhan selesai, hanya tinggal satu desa saja yang belum mengajukan tahap kedua dari 326 desa di Pandeglang,” kata Kepala Seksi Pengendalian Keuangan Desa DPMPD Pandeglang Ahmad Mubarok kepada Kabar Banten, Selasa (5/11/2019).

Ia mengatakan, memasuki pencairan dana desa tahap ketiga sudah puluhan desa yang mengajukan pencairan. Tetapi desa yang belum melakukan pencairan dana desa tahap dua belum bisa melakukan pengajuan.

“Progres untuk pengajuan tahap ketiga juga sudah ada 60 desa yang sudah masuk laporannya, karena memang uangnya sudah masuk dan ditransfer langsung ke rekening desa. Hanya tinggal menunggu dari desa-desa lain untuk mengajukan proposal dan ketika proposal sudah masuk dananya bisa langsung ditransfer ke kas desa,” ucapnya.

Mubarok berharap pada proses pencairan dana desa tahap ketiga diharapkan lebih cepat, agar tidak ada evaluasi terkait keterlambatan pengajuan pencairan dana desa.

“Tahapan ketiga ini harapannya lebih cepat lebih baik ya. Sebab, pemerintah tidak mau lagi ada kejadian seperti tahun lalu pencairannya sangat mepet. Harapannya November ini semua desa sudah mengajukan proposal,” ucapnya.

Menurut dia, desa yang saat ini masih belum menyelesaikan administrasi persyaratan pencairan dana desa tahap dua tidak bisa mengajukan pencairan dana desa tahap tiga. Sebab, harus diselesaikan dulu semua kegiatan pada dana desa tahap kedua.

“Untuk yang satu desa belum mengajukan pencairan, tidak menghambat pencairan desa lain. Mungkin desa itu belum menyelesaikan laporan dana desa tahap sebelumnya,” ujarnya.

Ahmad Mubarok juga menyampaikan arahan Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban. Arahan itu salah satunya agar instansinya memberikan pendampingan kepada desa yang belum mengajukan proposal.

Menurut dia, untuk pencairan dana desa tahap dua sekitar 60 persen dengan nilai sekitar 180 miliar untuk 326 desa. Sementara itu, untuk tahun ini diperkirakan hanya sekitar Rp 261 miliar. Adapun besaran dana desa yang diterima desa antara Rp 700 juta sampai Rp 1,5 miliar per desa.

“Kalau bidang saya kan terkait pengelolaan keuangan dana desa. Sejauh ini banyak yang belum sepenuhnya dipahami oleh teman teman desa terkait administrasinya. Makanya kami terus melakukan pembinaan desa,” tuturnya. (Ade Taufik/EM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here