Jumlah ASN Kota Tangerang Berkurang

TANGERANG, (KB).- Sebanyak 16 orang aparatur sipil negara (ASN) Kota Tangerang menerima surat keputusan (SK) pensiun dan tunjangan hari tua (THT) Taspen, di Pemerintahan Kota (Pemkot) Tangerang, Senin (4/6/2018). Pemberian secara simbolis dilakukan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Dadi Budaeri didampingi Kepala Cabang Taspen, Ema Andriyani Kartika, dan Kepala Bidang Mutasi pada BKPSDM, Encep Muharam.

16 ASN tersebut memasuki masa purnabakti kategori batas usia pensiun (BUP), terdiri dari beberapa orang guru, pegawai kelurahan, dan pegawai pada dinas. Menurut dia, pada 2018 ini, diperkirakan akan ada kurang lebih 260 pegawai yang memasuki masa purnabakti dalam kategori BUP, hal tersebut masih di luar dari pegawai yang meninggal dunia atau pegawai yang mengundurkan diri.

Hal tersebut menjadikan banyaknya keluhan kekurangan pegawai, yang dialamatkan pada BKPSDM Kota Tangerang. Namun, kendala kurangnya pegawai tidak mengurangi kinerja ASN Kota Tangerang, dengan diciptakannya berbagai aplikasi sebagai media pelayanan masyarakat dalam bentuk digital di era digital saat ini.

Pada kesempatan tersebut, beberapa pegawai yang pensiun, di antaranya menceritakan perihal persiapan menjelang pensiun dari segi finansial dan kegiatan setelah memasuki masa purnabakti. Salah satu pegawai menceritakan tentang kegiatannya yang dianggap memberikan dampak dan contoh yang positif bagi warga sekitarnya.

“Saya mencari kesibukan dengan menyapu jalan sepanjang gang perumahan yang saya tinggali. Selain otot dan badan yang terus bergerak, saya yakin, bahwa warga sekitar juga akan merasakan lingkungan yang terjaga kebersihannya sekaligus memberikan edukasi pada warga sekitar,” kata Hana yang bertugas pada SMPN 13.

“Sebenarnya pengabdian tidak hanya dilakukan ketika kami masih berstatus sebagai pegawai, dalam masa purnabakti pun kami masih tetap harus mengabdi pada masyarakat sekitar dan tetap berperan aktif,” ujarnya. Sebagai informasi tambahan, 16 orang ASN penerima SK dan THT Taspen, terdiri dari tiga pegawai pada kecamatan, lima pegawai pada dinas, dan delapan guru. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here