Juara Umum MTQ Banten 2019 tak Otomatis Wakili Banten di MTQ Nasional

SERANG, (KB).- Peraih juara umum MTQ ke-16 tingkat Provinsi Banten tahun 2019 tidak otomatis akan mewakili Provinsi Banten dalam ajang MTQ tingkat nasional di Pontianak, Kalimantan Barat. Peserta yang akan mewakili Provinsi Banten pada MTQ tersebut, bergantung pembinaan yang dilakukan pasca-MTQ tingkat Provinsi Banten.

Diketahui, juara umum pada MTQ tingkat Provinsi Banten diraih Kota Tangerang Selatan dengan nilai 149, juara II Kota Tangerang dengan nilai 81, juara III Kabupaten Serang dengan nilai 76, juara IV diraih Kabupaten Pandeglang dengan nilai 71.

Kemudian juara V diraih Kabupaten Tangerang dengan nilai 52, Juara VI Kabupaten Lebak dengan nilai 40, juara VII Kota Cilegon dengan nilai 9 dan juara VIII Kota Serang dengan nilai 8.

Ketua Harian LPTQ Banten Syibli Sarjaya mengatakan, pihaknya akan melakukan pembinaan lanjutan pada peraih juara MTQ tingkat Provinsi Banten. Dari pembinaan ini akan dilihat mana peraih juara yang bisa mewakili Provinsi Banten pada MTQ tingkat nasional.

“Jadi ada kesepakatan antara LPTQ Banten dengan kabupaten/kota juga bahwa juara pertama di tingkat MTQ Banten tidak mutlak untuk dikirim ke MTQ tingkat nasional di Pontianak, Kalimantan Barat. Kami akan kirim yang terbaik,” kata Syibli saat dihubungi melalui telepon, Ahad (31/3/2019).

Namun demikian, pihaknya akan mendahulukan pembinaan terhadap peraih juara satu sampai tiga. “Selesai MTQ Banten, kami langsung melakukan pembinaan,” ujarnya. Ia berharap para pembina dapat melakukan pembinaan secara maksimal. Agar wakil Provinsi Banten pada MTQ nasional bisa meraih juara.

Membumikan Alquran

Gubernur Banten Wahidin Halim mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Tangerang dan Wakil Wali Kota Tangerang yang telah membuat pelaksanaan MTQ ke-16 di Kota Tangerang berlangsung secara spektakuler. Gubernur juga menyampaikan terima kasih kepada LPTQ Banten, bupati dan wali kota dan juga masyarakat Kota Tangerang.

“Ketika MTQ dilaksanakan di Kota Metropolitan, khawatir sepi tetapi justru pengunjung banyak. Ini menunjukkan Alquran dicintai masyarakat Kota Tangerang dan masyarakat Banten pada umumnya. Kita berharap terus membumikan nilai-nilai Alquran. Semoga negeri Banten menjadi daerah yang baldatun warabbun ghofur,” ucap WH. (SN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here