Jual Ganja, Satpam Perusahaan Diciduk Polisi

SERANG, (KB).- Seorang satpam berinisial BE (25) harus merasakan dinginnya penjara. Dia, diciduk Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Serang Kota setelah kedapatan mengantongi ganja siap edar sebanyak 23 paket, Jumat (25/1/2019).

Informasi yang diperoleh, penangkapan BE dilakukan di salah satu gudang perusahaan di Jalan Raya Serang – Cilegon, tepatnya di Kampung/Desa Pelamunan, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Selasa (22/1/2019) malam. BE, diketahui bertugas sebagai satpam di perusahaan tersebut.

“Tersangka kami amankan saat baru masuk kerja,” kata Kapolres Serang Kota Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Firman Affandi saat menyampaikan keterangan dalam gelar ekspose di gedung Satresnarkoba Polres Serang Kota.

Dari hasil penangkapan, polisi mengamankan 23 bungkus paket kecil ganja yang disembunyikan dalam tas gendong tersangka. Saat diinterogasi, tersangka mengaku bahwa puluhan paket ganja itu merupakan milik seorang perempuan berinisial Y, yang telah dititipkan sejak Senin (21/1/2019).

Rencananya, puluhan paket tersebut akan diedarkan oleh tersangka ke sejumlah wilayah di Kota dan Kabupaten Serang. Tersangka mematok per paket barang haram tersebut dengan harga Rp 100 ribu. Dari penjualan ini, tersangka mendapatkan untung Rp 300 ribu dalam transaksi keseluruhan paket ganja itu.

“Pengakuan tersangka, ganja itu milik temannya. Jadi, dititipkan untuk dijual kembali. Pada saat kami amankan, ganja tersebut belum sempat dijual sama tersangka,” ujar Kapolres didampingi Kasatresnarkoba Polres Serang Kota AKP Wahyu Diana.

Hingga kini, polisi terus memburu perempuan berinisial Y yang merupakan rekan tersangka. Polisi juga sudah menetapkan status daftar pencarian orang (DPO) kepada perempuan tersebut.

“Rekannya masih kita buru. Sampai saat ini kasusnya masih kita kembangkan. Termasuk, tersangka mendapatkan ganja itu dari mana masih kita selidiki lebih lanjut,” tutur Kapolres.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka kini sudah diamankan di ruang tahanan Mapolres Serang Kota. Dia terancam dijerat pasal 114 ayat (1) dan 111 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara. (Rifat Alhamidi)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here