Minggu, 24 Juni 2018

Jokowi: Pers Semakin Diperlukan di Era Digital

PADANG, (KB).- Presiden Joko Widodo mengatakan, pers semakin diperlukan di tengah kemajuan teknologi digital dan banyaknya potensi informasi yang keliru di masyarakat. “Saya percaya bahwa di era lompatan-lompatan kemajuan teknologi, di era melimpahnya informasi, dan melimpahnya misinformasi, justru pers makin diperlukan,” kata Jokowi dalam sambutannya saat memperingati Hari Pers Nasional di Danau Cimpago, Pantai Padang, Sumatera Barat, Jumat, (9/2/2018).

Menurut Presiden, di tengah persaingan arus informasi melalui sebaran di media sosial, Jokowi menjelaskan, media massa semakin diperlukan untuk menyebarkan kebenaran, fakta-fakta, dan penegak aspirasi. Jokowi menjelaskan, media juga diperlukan untuk membangun kehidupan peradaban dan kebudayaan baru di tengah masyarakat.

Di tengah era industri 4.0 yang memanfaatkan teknologi digital dan kekuatan komputasi serta analisis data, pers berguna untuk menyebarkan hasil inovasi baru tersebut kepada masyarakat. “Era yang menghasilkan banyak inovasi yang harus segera kita ketahui, yang harus segera kita pahami jika kita tidak ingin ditinggalkan,” ujar Jokowi seperti dilaporkan Antara.

Sejumlah pejabat yang turut hadir dalam acara itu antara lain Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Efendi, Menteri Agraria dan Tata Ruang, Kepala BPN Sofyan Djalil, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.

Selain itu, sejumlah pemimpin media juga menghadiri HPN antara lain Direktur Utama LKBN Antara Meidyatama Suryodiningrat, Pemred RCTI Atika Suri, Pemimpin Redakasi Metro TV Don Bosco Selamun, serta Ketua PWI Pusat Margiono yang sekaligus sebagai penanggung jawab HPN 2018.

Beberapa duta besar negara sahabat yang hadir antara lain berasal dari Kazakhstan, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Iran, Kuba, Ceko, Laos, Yunani, Italia, Mesir, Arab Saudi, Kolombia, Myanmar, Austria, Jepang dan Amerika Serikat. Sebelumnya, pada Kamis (8/2/2018), Jokowi telah menyerahkan sertifikat tanah kepada ahli waris dari pionir pers Indonesia Djamaluddin Adinegoro untuk pembangunan Museum Adinegoro.

Museum tersebut dibangun dengan tujuan menyimpan pelajaran dan nilai-nilai jurnalistik yang ditanamkan Adinegoro bagi pembangunan pers dan kesusastraan Indonesia. Dalam penyerahan itu, Jokowi berpesan agar wartawan dapat menyelami latar belakang informasi lebih mendalam serta menyajikan berita yang membangun dan memotivasi masyarakat. (Yusuf Wijanarko/PR)***


Sekilas Info

Pemilu 2019 Diikuti 14 Partai Politik, 4 Parpol Baru Lolos

JAKARTA, (KB).- Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah meloloskan 14 partai peserta Pemilu 2019 yang dinyatakan memenuhi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *