Jemaah Haji Kloter Pertama Banten Berangkat 8 Juli

SERANG, (KB).- Jemaah Haji Kelompok Terbang (Kloter) pertama Banten yang merupakan jemaah haji asal Kota Tangerang dijadwalkan diberangkatkan 8 Juli 2019. Dari 9.745 jemaah haji asal Banten, dibagi dalam 25 kloter yang terdiri atas 8 kloter masuk dalam gelombang pertama dan 17 kloter masuk gelombang kedua.

Kepala Kanwil Kemenag Banten A Bazari Syam menuturkan, pihaknya telah membagi pemberangkat 9745 jemaah asal Banten kedalam 25 kloter. 8 kloter masuk dalam gelombang pertama dan 17  kloter masuk gelombang kedua. “Keberangkatan insya Allah dimulai tanggal 8 Juli nanti,” ujarnya.

Kloter pertama dari Banten yang akan diberangkatkan adalah jemaah dari Kota Tangerang. Terkait persiapannya, ia mengklaim persiapan sudah matang. “Kita mulai berangkat jemaah haji dari Banten, persiapannya sudah matang. Insyallah sudah full, sudah ready, mohon doanya,” ucapnya.

Disinggung terkait jumlah jemaah haji yang diproyeksikan berangkat tahun namun tidak berangkat, ia menuturkan, jumlah hanya belasan. Ia tidak mengetahui penyebabnya. Akan tetapi, kegagalan ini bisa terjadi akibat belum melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH), kondisi kesehatan tidak memungkinkan dan meningkat dunia. “Biasanya injury time itu ada yang gagal, itu bisa yang sakit yang meninggal yang tidak melunasi (BPIH),” ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Banten Machdum Bachtiar menuturkan,  persiapan untuk pemberangkatan pada gelombang pertama ada 8 kloter. 8 Kloter tersebut masuk kloter pertama gelombang pertama yakni Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Serang.

“Di Kabupaten Serang 1.203, Kabupaten Pandeglang 1.041, Kabupaten Lebak 712, Kabupaten Tangerang 2.398, Kota Tangerang 1.683. Serta Kota Cilegon 742, Kota Serang 863, dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) 1.103 jemaah jadi kuota ibadah haji 2019 yakni 9.745,” ujarnya.

Pada pemberangkatan ibadah haji tahun ini ada calon jemaah termuda yakni Indriyani (19) dari Kabupaten Tangerang. Serta ada calon jemaah yang tertua yakni Hendra Tolib (99). “Kami berpesan kepada seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan fisik dan menyelesaikan pelaksanaan manasik haji. Mudah-mudahan perjalanan ibadah haji berjalan dengan lancar serta dapat kembali lagi ke Indonesia,” tuturnya. (SN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here