Jelang Pra PON, Catur Banten Kantongi Kerangka Tim

SERANG, (KB).- Tim catur Banten sudah mengantongi kerangka tim yang akan diterjunkan pada babak Prakualifikasi PON. Kepastian itu mereka dapatkan melalui seleksi daerah (selekda) yang belum lama ini mereka selenggarakan.

Diketahui, terdapat 12 nama atlet putra dan 10 atlet putri sudah dikantongi pengurus. Mereka yakni Budiman HS (Kota Serang), Tarso (Kota Serang), Parlindungan Hutabarat (Kabupaten Tangerang), Yoseph R Majella (Kabupaten Tangerang), Jesman Sijabat (Lebak), Jonathan Anthony (Kabupaten Tangerang), Syaeful Bahri (Lebak), Wandi (Kota Serang), Joni Samuel (Kota Serang), Hasian Panggabean (Kabupaten Tangerang), Nur Ikhwan (Kabupaten Serang), dan Hudallah (Cilegon).

Sedangkan 10 pecatur putri terdiri dari Alya Sekar Kinasih (Kabupaten Serang), Haniek Dwi Nuralaili (Kota Serang), Afifa Ayyun Faruq (Kabupaten Tangerang), Anya Zahira Agustine (Kabupaten Tangerang), Nita Nurmala Febriana (Kota Serang), Devina Junus (Cilegon), Megasari Chaniago (Kabupaten Serang), Yulianti Tjindarbumi (Kabupaten Tangerang), Surinta Wahyu Agustina (Kota Serang), dan Nur Aini Rasyid (Kabupaten Tangerang). Mereka semua hasil seleksi ketat selama dua hari dengan menggunakan sistem swiss enam babak.

”Tapi nama-nama tersebut akan menciut dalam satu bulan ke depan. Alasannya, KONI Banten hanya memberi jatah enam putra dan lima putri untuk ke Pra PON. Jadi akan ada sistem promosi dan degradasi sebelum menetapkan skuat inti,” ujar Ketua Umum Pengprov Percasi Banten, Edy Irianto.

Edy menjelaskan, untuk peta kekuatan di kategori putri banyak perubahan. ”Banyak wajah-wajah baru dan kualitas baik putra dan putri ada peningkatan yang signifikan. Semoga saja awal yang bagus untuk membentuk kerangka tim inti supaya benar-benar dihuni pecatur terbaik,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Banten Rumiah Kartoredjo ingin catur jadi lumbung medali baru bagi Banten di PON XX Papua. Soalnya, sebelum berlaga di Bumi Cendrawasih, Banten sudah kehilangan cabor andalan karena tidak dipertandingkan.

”Seperti berkuda dan drum band. Di PON XIX, keduanya menyumbang total empat emas dan di Papua gagal diperlombakan. Makanya, saya harap catur bisa jadi penggantinya,” tutur Mantan Kapolda Banten tersebut. (YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here