Rabu, 17 Januari 2018
ATLET squash Kota Serang saat menjalani Pelatkot Serang, di Arena Squash Modern Land, Tangerang.*

Jelang Porprov V Banten, Squash Kota Serang Perlu Peralatan

SERANG, (KB).- Pengcab Persatuan Squash Indonesia (PSI) Kota Serang memerlukan tambahan peralatan, dalam mempersiapkan diri menghadapi Pekan olah raga provinsi (Porprov) V Banten. Hal tersebut terlihat dalam Pemusatan Latihan Kota (Pelatkot) Serang tahap I, yang telah berjalan sejak Mei hingga Desember 2017 lalu.

Pelatih Squash Kota Serang Cholid mengatakan, dari Pelatkot Serang yang telah dilaksanakan pada 2017 lalu, dirinya menilai masih membutuhkan bantuan peralatan. Hal itu dilakukan untuk memaksimalkan pembinaan selama Pelatkot, sehingga hasil maksimal pada Porprov V Banten nanti dapat diraih tim squash Kota Serang.

“Selama Pelatkot kami berlatih dengan rutin, namun ada beberapa kendala salah satunya peralatan. Seperti raket, sepatu, dan bola squash, yang masih perlu dilengkapi. Maka tahun 2018 saya sangat berharap agar ada bantuan peralatan untuk memaksimalkan pembinaan,” ujarnya.

Tak hanya soal peralatan, kata dia, dana pelatihan pun dirasa perlu ditambahkan. Alasannya, selama ini mereka hanya dapat berlatih di kawasan Modern Land Tangerang, yang membutuhkan biaya sewa sangat tinggi. “Di sana kan harga sewanya tinggi, setidaknya Rp 150.000 per jam. Sementara kami saat berlatih bisa mencapai 3 jam. Sehingga kami berharap ada tambahan dana untuk latihan,” ucapnya.

Bahkan, ia optimistis jika kebutuhan peralatan dan dana pelatihan tersebut terpenuhi semua, maka emas Porprov dari cabor squash pun dapat diberikan kepada Kota Serang. Apalagi, lawan terberat Kota Serang pada cabor squash di Porprov V Banten nanti, hanya Kabupaten Tangerang yang merupakan tuan rumah event empat tahunan tersebut. “Apalagi, saingan terberat kita hanya tuan rumah yakni Kabupaten Tangerang. Jika punya peralatan yang oke dan latihan berkala, kita bisa bersaing,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kota Serang, Deni Arisandi menyampaikan, para pengurus cabor diminta bersabar. Sebab, pada 2018 ini, KONI Kota Serang sudah menganggarkan adanya bantuan peralatan. “Semoga semuanya bisa berjalan dengan lancar dan Kota Serang mampu mempertahankan mahkota juara porprov yang diraih pada 2014 silam,” tutur Deni.

Pada kesempatan ini, Deni pun yakin cabor squash mampu memberikan yang terbaik bagi Kota Serang. “Meski olah raga baru, tapi kita sudah punya geliat dan semangat. Pembinaan atlet juga tetap berjalan sampai saat ini. Ya, semoga semuanya bisa berjalan sesuai dengan harapan kita bersama,” katanya. (YA)***


Sekilas Info

Jelang Musorkab KONI Serang, Nama Azie Puji Mencuat

SERANG, (KB).- Nama Azie Puji yang diketahui merupakan seorang pengusaha asal Kabupaten Serang mencuat, jelang perhelatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *