Jelang MTQ Banten 2020, Wali Kota Tangerang Ingatkan Evaluasi Peserta

TANGERANG, (KB).- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menggelar pemusatan latihan kafilah Kota Tangerang menghadapi MTQ XVII Tingkat Provinsi Banten Tahun 2020 yang akan digelar pada tanggal 23-27 Maret 2020 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Terkait hal itu Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah memantau langsung kesiapan 67 peserta kafilah yang sedang melaksanakan Training Center (TC) jelang perhelatan MTQ XVII Provinsi Banten, bertempat di Pranaya Boutique Hotel, Kota Tangerang Selatan, Kamis (13/2/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Arief menegaskan MTQ bukan hanya ajang menentukan pemenang namun bentuk syiar dan semangat untuk masyarakat Kota Tangerang.

“Kalau sukses akan jadi keberhasilan para peserta karena ketika menang akan memotivasi 2 juta orang penduduk Kota Tangerang yang 80 persennya adalah umat muslim. Siap gak jadi juara umum, tahun kemarin aja kita bisa kok naik peringkat. Kalau susah mungkin memang betul, tapi masih bisa kita usahakan,” ujarnya menyemangati.

Dihari terakhir sesi pertama training center ini, orang nomor satu di Kota Tangerang ini menitipkan pesan kepada seluruh pembimbing, instruktur dan peserta untuk segera melakukan evaluasi hasil dari pemusatan selama tiga hari sebelumnya.

“Hari terakhir ini saya berharap para pembimbing, instuktur dan peserta untuk mengevaluasi apa kekurangan yang masih harus diperbaiki, dan mengevalusi dari hasil MTQ sebelumnya,” tandasnya.

Sementara Wakil Wali Kota Tangerang H. Sachrudin menjelaskan kafilah MTQ Kota Tangerang selain menjadi perwakilan juga diharapkan dapat menjadi generasi Qur’ani yang membawa kedamaian bagi seluruh warga Kota Tangerang.

“Alquran adalah kitab suci yang penuh dengan ilmu pengetahuan, sebagai tuntunan dalam akhlak mulia, pemuda khususnya kafilah yang ada disini bisa menjadi generasi qurani dan rabbani,” jelas Sachrudin.

Sachrudin melanjutkan, capaian yang diraih pada MTQ XVI tahun lalu pun, diharapkan Sachrudin dapat menjadi acuan dan semangat bagi seluruh kafilah.

Tak lupa ia pun menitipkan pesan bagi pendamping dan instruktur untuk membina kafilah Kota Tangerang dalam memunculkan dan mengembangkan bibit-bibit kafilah.

“Yang sudah ada bisa tumbuh, jadi contoh dan motivator, serta yang belum ada jadi ada. Dan ilmu yang didapatkan bisa menambah khasanah dalam bidang keilmuannya masing-masing,” ungkapnya.

Asisten Ekbang Kesra Indri Astuti menjelaskan, TC yang telah dilaksanakan selama tiga hari inj guna menjadi wahana untuk memantapkan baik dalam hal kemampuan dan kesiapan mental, dan agar para peserta dapat menampilkan yang terbaik pada MTQ XVII Provinsi Banten.

“Sesi pertama sudah kita laksanakan sejak dua hari sebelumnya. Selanjutnya akan ada sesi kedua sebelum akhirnya tampil di MTQ XVII Povinsi Banten,” jelasnya.

Menurut Indri, Jumlah kafilah yang ikut ada 67 orang, dengan 15 orang pembina, dan 15 pendamping. “Kita harapkan para kafilah bisa memberikan hasil terbaik,” imbuhnya.

Seperti diketahui, Pemusatan Latihan Kafilah Kota Tangerang jelang MTQ XVII Provinsi Banten dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi pertama dilaksanakan tanggal 11-13 Februari 2020 dan sesi kedua di mulai tanggal 20-22 Maret 2020. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here