Jelang Liga 1 Indonesia 2020, Persita Lengkapi Verifikasi Stadion

TANGERANG, (KB).- Klub sepak bola Kabupaten Tangerang Persita saat ini sedang melakukan persiapan untuk melengkapi hasil verifikasi stadion tahap pertama, yang dilakukan pada 12 Desember 2019 lalu.

Saat itu hasil penilaian tersebut Stadion Utama Sport Center Kelapa Dua, dinyatakan layak untuk digunakan kompetisi Liga 1. Namun, tim Ungu harus melengkapi beberapa fasilitas yang disyaratkan dimiliki tim Ungu di Liga 1 dan akan kembali ditinjau verifikator dari PT LIB.

Fasilitas yang dilengkapi Persita terkait pelayanan untuk media, keamanan dan kenyamanan pemain selama bertanding. Terkait hal tersebut, manajemen Persita melalui Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan Persita Esko Apiandep menyatakan semua dalam tahap pemenuhan.

“Dari hasil verifikasi tahap awal yang disyaratkan adalah tersedianya tribune media lengkap dengan meja, sambungan listrik dan Wifi. Saat ini sedang dalam proses pengerjaan berupa meja portabel, karena kami ingin penambahan fasilitas di stadion,” ujarnya.

Baca Juga : Jelang Liga 1 Indonesia 2020, LIB Verifikasi Stadion Sport Centre Kelapa Dua

Lebih jauh dikemukakan Andep, beberapa item yang disyaratkan dipenuhi Persita juga dalam proses pemesanan. Di antaranya tiang gawang cadangan dan bench pemain cadangan yang berbentuk single seat.

“Semua sedang kami pesan dan tinggal menunggu kedatangan fisiknya di stadion. Kalau tidak ada halangan sebelum Liga bergulir barang yang dimaksud sudah ada di stadion,” ujar Andep.

Selebihnya terkait barikade untuk drop-off pemain saat pertandingan agar tidak bersentuhan antara pemain dengan penonton, Andep menjamin hal tersebut akan tersedia saat pertandingan.

“Karena biasanya kami menyewa vendor untuk pengadaan barikade. Dan seperti musim lalu kita siapkan semua dua hari sebelum pertandingan,” tuturnya.

Sedangkan terkait draf jadwal yang dirilis PT LIB, Manajer Persita I Nyoman Suryantara sudah menerima dan sedang membahasnya dengan pelatih Widodo Cahyono Putro (WCP). Namun sekilas dikemukakan Nyoman ada beberapa jadwal yang akan diminta direvisi kepada PT LIB.

“Ya, kita kan diberi waktu sampai tanggal 7 Februari ini untuk menanggapi draf jadwal yang dirilis kepada klub peserta. Kalau ada revisi harus segera dimintakan, tapi secara umum dari pengamatan saya yang kami harapkan itu ada revisi di pekan ketujuh atau kedelapan,” tuturnya.

Perubahan tersebut terkait permintaan agar jadwal tersebut dijadikan couple (pasangan) pertadingan away Persita. Dimana dua pertandingan yang dimaksud agar bisa digelar beriringan tidak dipisah menjadi laga home dan away.

“Tapi ini masih harus kami diskusikan dulu dengan coach, rencananya Kamis (06/2/2020). Tapi pada umumnya draf jadwal ini saya nilai sudah cukup baik,” ucapnya. (YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here