Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Anyer dan Tanjung Lesung Diburu Wisatawan

Ahmad Sari Alam, Ketua PHRI Provinsi Banten.*

SERANG, (KB).- Okupansi atau tingkat hunian kamar hotel di wilayah Provinsi Banten jelang libur natal dan tahun baru, mencapai 50 persen. Hotel di sekitar Pantai Anyer dan Tanjung Lesung, merupakan paling banyak diburu wisatawan.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Banten, Ahmad Sari Alam mengatakan, tingkat okupansi hotel di wilayah Provinsi Banten menjelang perayaan natal dan pergantian tahun masih diangka 50 persen. Tingkat okupansi diprediksi terus melonjak saat perayaan natal dan pergantian tahun semakin dekat. “Menjelang tahun baru (2019) insya Allah bisa 95 persen,” ujar Ahmad Sari Alam, Selasa (11/12/2018).

Saat ini, hotel yang sudah banyak dipesan oleh para wisatawan yaitu hotel di wilayah pantai seperti Pantai Anyer di Kabupaten Serang dan Tanjung Lesung di Kabupaten Pandeglang. Pada libur natal dan pergantian tahun, kata dia, harga hotel di Banten relatif naik dibanding hari biasa. Sebab, harga disediakan bersamaan dengan paket makan dan hiburan. “Harga agak naik karena termasuk makan dan hiburan satu paket,” katanya.

Gandeng polda

Wisatawan yang akan menginap di hotel tidak perlu khawatir, karena PHRI Provinsi Banten sudah menggandeng Polda Banten untuk turut serta dalam pengamanan. “(Pengaman yang disediakan) pengaturan lalu lintas serta koordinasi dengan satpam hotel. Sehingga, para wisatawan akan nyaman dalam berlibur serta kesan kembali lagi untuk berwisata,” ucapnya.

Disinggung apakah aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) berpengaruh terhadap tingkat okupansi hotel di wilayah pantai, menurut dia, wajar jika masyarakat merasa ketakutan. Akan tetapi, pihaknya bersama sejumlah media sudah meninjau langsung bagaimana kondisi GAK. “Wajar, tapi ini telah ditinjau oleh teman-teman wartawan hari minggu kemarin,” ucapnya.

Secara terpisah, Sekretaris PHRI Kabupaten Serang Herianto kurniawan mengatakan, reservasi atau pemesanan hotel di Pantai Anyer berdasarkan statistik PHRI Kabupaten Serang, termasuk sudah tinggi. Nantinya, hotel akan menyediakan berbagai hiburan untuk memanjakan wisatawan.

“Banyak setiap hotel itu mempunyai acaranya masing-masing, jadi ini adalah gaya setiap hotel untuk menarik tamunya ke hotel mereka. Mungkin seperti Marbella (Marbella Hotel, Convention and Spa Anyer) sendiri itu ada live musik, hotel yang lain juga sama. Jadi, memberikan satu acara yang bisa dinikmati di tahun baru,” ujarnya.

Dia mengatakan, momen yang paling ditunggu oleh para wisatawan biasa pesta kembang api yang bisa dinikmati dalam suara pantai. “Bisa menikmati pesta kembang api yang bernuansa di pantai, itu satu momen yang setiap tahun berlangsung dan itu terus meriah,” ujarnya.

Sebelumnya, Humas PHRI Kabupaten Serang, Mohammad Sah memastikan, aktivitas GAK sama sekali tidak memengaruhi kunjungan wisatawan ke Pantai Anyer. “Jadi, para wisatawan tidak perlu khawatir untuk berkunjung ke Anyer. Karena, GAK ini justru sangat indah dan cukup aman untuk dikunjungi,” katanya.

Menurut dia, aktivitas GAK justru banyak menarik wisata mancanegara untuk meninjau langsung bagaimana keindahan GAK. “Justru ini menjadi pertunjukan menarik bagi wisatawan yang berkunjung,” katanya. (SN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here