Jelang Lebaran, Harga Sejumlah Bahan Pokok Naik

CILEGON, (KB).- Harga sejumlah kebutuhan barang pokok hingga bumbu dapur di Pasar Baru, Kota Cilegon, pada H-4 Jumat (31/5/2019) atau menjelang Lebaran 2019 naik. Namun, kenaikan tersebut tidak signifikan. Bahkan ada yang mengalami penurunan harga.

“Bawang merah naik Rp 5 ribu jadi Rp 40 Ribu perkilogram. Biasa kalau mau lebaran mah,” kata Leni, pedagang bumbu dapur saat ditemui di lapak dagangannya, Jumat (31/5/2019).

Sedangkan harga beras premium lokal berada dikisaran Rp 10 ribu perkilogramnya. Lebih mahal jika dibandingkan dengan harga beras premium Bulog, sebesar Rp 9.450 per kilogramnya.

“Kalau daging ayam yang besar Rp 40 Ribu per ekornya. Kalau yang kecilan Rp 35 ribu,” kata Siska Dwi Astuti, pedagang ayam potong, saat ditemui di lapak dagangannya, Jumat (31/5/2019).

Lalu harga bawang putih yang pernah mencapai Rp 50 ribu perkilogram beberapa waktu yang lalu, kini turun menjadi Rp 40 ribu perkilogramnya.

Sedangkan komoditas cabai, mengalami kenaikan Rp 10 ribu perkilogram, dari harga sebelumnya senilai Rp 28 ribu perkilogramnya.

Sementara, harga daging sapi Rp 110 ribu perkilogram. “Biasanya H-3 Idul Fitri sudah mulai naik. Sudah mulai ramai yang beli daging,” kata Wawan, pedagang daging sapi, saat ditemui di lapaknya, Jumat (31/5/2019).

Menurut Kementrian Perdagangan (Kemendag) secara umum harga bahan pokok, daging dan bumbu dapur dalam kondisi stabil Jelang Idul Fitri 2019.

“Secara umum stock cukup dan terkendali, harga secara umum relatif stabil. Ada beberapa harga relatif turun dan tetap,” kata Srie Agustina, Inspektur Jenderal Kementrian Perdagangan (Kemendag), saat meninjau harga di Pasar Baru, Kota Cilegon, Banten, Jumat (31/5/2019).

Jika terjadi kelangkaan bahan pokok, daging hingga bumbu dapur, maka tim pemantau pasokan daerah akan melapor ke Kemendag, yang biasanya langsung di distribusikan sesuai kebutuhan.

Salah satu langkah memantau ketersediaan bahan pokok Dan menjaga stabilitas harga, dengan melakukan sidak pasar.

“Sekiranya ada keterlambatan suplay akan kita laporkan dan biasanya langsung penugasan ke distributor ataupun produsen (untuk segera disalurkan),” kata Babar Suharso, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Banten, di tempat yang sama, Jumat (31/5/2019). (HR)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here