Jelang Kejurnas Antar-PPLP 2019, Atlet Takraw Banten Jalani Persiapan Khusus

SERANG, (KB).- Atlet sepak takraw Pusat Pembinaan dan Latihan Pelajar (PPLP) Banten mengikuti program persiapan khusus jelang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) sepak takraw antar-PPLP 2019. Di persiapan khusus tersebut, atlet lebih dimatangkan skill-nya.

Pelatih Sepak Takraw Muchlis Ali mengatakan, Kejurnas antar-PPLP diselenggarakan di Mamaju, Sulawesi Barat pada Senin hingga Ahad (8-14/4/2019). Di event tersebut, atlet PPLP Banten sudah mempersiapkan diri sejak 2018 dengan menu latihan persiapan umum.

“Kami sudah masuk ke dalam persiapan khusus, karena waktu sudah semakin dekat menyambut kejurnas antar-PPLP,” katanya kepada wartawan, Senin (18/2/2019).

Ia menjelaskan, pada tahap latihan persiapan umum, atlet lebih ditekankan pada latihan fisik, sedangkan untuk tahap latihan khusus, materi latihannya akan bertambah. Porsi penambahan tersebut, yakni atlet akan berlatih di masing-masing posisinya, latihan servis, smash, dan umpan.

“Dan juga latihan bertahan perorangan maupun bertahan beregu. Hampir setiap hari latihan dijalani atlet di pagi dan sore hari. Paling dikasih kesempatan libur pada Jumat pagi, Sabtu sore, dan Ahad sore, selebihnya latihan full,” ujarnya.

Ia menuturkan, di event tersebut, atletnya akan mengikuti dua nomor pertandingan. Kedua nomor tersebut, yakni di nomor beregu dan double event. Pada nomor beregu akan dimainkan 5 atlet, 3 atlet cadangan, dan 2 atlet inti. “Sementara, di nomor double event akan diturunkan 3 atlet, 2 atlet inti, dan 1 atlet cadangan,” ucapnya.

Atlet PPLP Banten yang akan diboyong ke kejurnas tersebut, merupakan atlet terbaik. Mereka, ialah Gina Lugi Pratama, Wawan Kurniawan, Ahmad Riko Setiawan, Yosep Angga, dan Trisna Pebrianto.

“Saya sangat bangga, kalau melihat perkembangan dan kemampuan para pemain sudah bagus. Semoga saja target yang diharapkan bisa tercapai (berprestasi di kejurnas),” tuturnya.

Ia mengatakan, jika melihat peta kekuatan tim-tim lawan di Kejurnas, Banten lebih mewaspadai tim dari Gorontalo, Jawa Timur, dan Riau. Daerah tersebut, merupakan basis atlet sepak takraw bertalenta.

“Gorontalo pada Kejurnas tahun lalu di Padang raih medali emas. Sementara, untuk tim beregunya diraih tim dari Jawa Tengah. Diperkirakan, mereka akan menjadi lawan kuat,” katanya. (FI)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here