Selasa, 21 Agustus 2018

Jelang Idul Fitri, FKUB Kota Serang Gelar Rapat Koordinasi

SERANG, (KB).- Memasuki hari H Idul Fitri 2018, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Serang menggelar rapat koordinasi di Hotel Wisata Baru, Jalan Maulana Yusuf Serang, Senin (11/6/2018).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kemenag Kota Serang Drs KH Mahmudi, M.Si, Ketua Umum MUI Kota Serang KH Mahmudi S.PdI, MSI, dan Kaur Intel Polres Serang Kota Iptu Tatang, serta seluruh pengurus FKUB Kota Serang.

Mereka antara lain Ateng Ginarto (tokoh Budha), Sanjaya (Katolik), Pdt Andronikus Ramijan (Kristen), Aris Widodo (Hindu), Hj E Hafadzoh, KH Sakhrudin, KH Hidayatullah, H Syafrudin, Sarifudin, H Agus Marzuki, KH Matin Jawahir, Hj Diah R Qodariah, dan H Syamsul Maarif serta Hj Ika Najiullah (Kemenag).

Menurut Amas Tadjudin, kesimpulan rapat tersebut mengimbau umat Kristiani agar pada hari Jumat 15 Juni 2018 bertepatan Hari Raya Idul Fitri dapat melakukan antisipasi dalam hal pelaksanaan misa pagi untuk dipindahkan waktunya menjadi siang, terutama di beberapa gereja yang berada di jalan Diponegoro, Jalan Veteran, dan Jalan Maulana Yusuf.

Hal itu, sehubungan pada waktu bersamaan Alun-alun Barat dan Masjid Agung Ats-Tsauroh digunakan oleh ribuan umat Islam untuk melaksanakan Shalat Idul Fitri.

“Pada waktu bersamaan dipastikan ada kepadatan tempat parkir, baik yang hendak misa pagi di gereja di seputar Alun-alun maupun masyarakat muslim yang akan shalat Idul Fitri di Alun-alun Barat,” kata Amas. Inilah, menurut Amas Tadjuddin, yang harus diantisipasi agar tidak terjadi gangguan kerukunan.

Isu lainya adalah, tentang ATM kosong (tidak ada duitnya) di beberapa titik secara bersamaan. Padahal kebutuhan masyarakat terhadap uang tunai untuk keperluan berlebaran meningkat tajam seperti beli baju baru, beli sembako, beli daging, beli kue dan lain lain.

“Akan tetapi, mengapa justeru ATM dan kantor bank sudah tutup cuti liburan?,” kata Amas. Dikatakan, ATM kosong sangat meresahkan masyarakat dan dipastikan akan terganggunya kerukunan umat beragama menjelang lebaran, serta dapat memicu “gerakan radikal bahkan terorisme”. FKUB dan Kepolisian, kata dia, akan terus memonitor masalah tersebut.

Sementara itu, Pdt Andronikus Ramijan dan Romo Sanjaya sepakat serta tidak keberatan memindahkan misa pagi ke siang hari pada hari Idul Fitri. Bahkan sejak Kamis sore (malam takbiran) beberapa gereja sudah direncanakan meniadakan kegiatan untuk menciptakan suasana hidmat dan khusyu bagi umat Islam dalam takbiran menyambut lebaran esok harinya.

Pada bagian akhir kesimpulan, kata Amas, rapat mengapresiasi mendukung gagasan Wali Kota Serang untuk membangun Masjid Agung di Alun-alun Barat Kota Serang yang peletakan batu pertamanya bulan Agustus 2018.

Berkaitan kerukunan dan keamanan arus mudik, masa liburan, FKUB sepenuhnya mendukung peran aktif kepolisian terutama pasca lebaran. Pada saat itu, masyarakat perlu aman nyaman menikmati suasana liburan menuju destinasi wisata di seputar Provinsi Banten. (KO)*


Sekilas Info

LAZ Harfa Banten Gelar Sholat Ghaib dan Doa Bersama Untuk Korban Gempa Lombok

SERANG, (KB).- Lembaga Amil Zakat Harapan Dhuafa (LAZ Harfa) Banten menggelar sholat ghaib dan doa bersama …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *