Jelang Festival Cisadane 2018, Air Sungai Menghitam dan Bau

Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin saat meninjau langsung persiapan Festival Cisadane 2018 yang akan dibuka malam ini.*

TANGERANG, (KB).- Jelang pembukaan Festival Cisadane, kondisi Sungai Cisadane nampaknya sedang tidak bersahabat untuk memuluskan acara yang berlangsung selama tujuh hari, yakni Sabtu (25/8/2018) hingga Sabtu (1/9/2018). Hal tersebut terlihat saat mencoba menelusuri lokasi berlangsungnya event besar tersebut di bantaran Sungai Cisadane, Jalan Benteng Makasar, Kota Tangerang pada Jumat (24/8/2018).

Berdasarkan pantauan, penyelenggara event sedang sibuk dalam mempersiapkan berbagai sarana penunjang pesta besar-besaran tersebut. Para pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang tampak meninjau ke lokasi. Pekerja juga tampak sibuk mempersolek bantaran Sungai Cisadane.

Panggung terapung dan stan-stan sudah berdiri di bantaran sungai. Sekitar 99 persen sarana penunjang telah siap menyambut event tahunan ini. Tetapi, kondisi sungai yang dijadikan sebagai tempat pembukaan sekaligus untuk perlombaan perahu naga tampak berwarna hitam pekat.

Selain itu, air sungai mengeluarkan bau tak sedap, seperti bau anyir tercium saat berjalan di bantaran sungai tersebut. Meski begitu, sungai tersebut tidak digenangi sampah. Kabid Operasi dan Pemeliharaan Dinas PUPR Kota Tangerang, Agus Tholib mengatakan, bahwa kondisi sungai tersebut tidak bersahabat untuk perhelatan Festival Cisadane.

Ia menuturkan, kondisi sungai tersebut merupakan dampak dari musim puncak kemarau. Ia tidak mempermasalahkan kondisinya selagi sungai bersih dari sampah. “Saya rasa itu memang keadaan. Hitam dan bau tidak apa-apa yang penting tidak ada sampah,” katanya di lokasi Festival Cisadane.

Menurut dia, kondisi sungai tersebut, tidak akan mengganggu kegiatan Festival Cisadane. Sebab, event telah direncanakan dengan matang. “Ya namanya programnya sudah berjalan sekarang. Artinya, tidak menggangu kegiatan festival. Kami sudah berkoordinasi dengan balai besar wilayah Sungai Cisadane. Nanti akan dibuka pintunya untuk segera mengaliri air,” ujarnya.

Sidak sampah

Sementara itu, menyambut Festival Cisadane 2018, Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin dengan sejumlah kepala dinas dan panitia tampak serius memeriksa persiapan berbagai peralatan untuk menunjang keberhasilan event yang berlokasi di bantaran Kali Cisadane.

“Acara Festival Cisadane merupakan event rutin Kota Tangerang yang diharapkan bisa menjadi magnet bagi masyarakat dan wisatawan untuk berkunjung ke Kota Tangerang,” ucapnya ketika ditemui di bantaran Kali Cisadane, Jalan Benteng Jaya, Tangerang.

Ia menjelaskan, Festival Cisadane 2018 akan menjadi sangat berbeda dibanding gelaran pada tahun-tahun sebelumnya. “Salah satu yang bikin beda kalau dulu pembukaan di sore hari, nah sekarang kami mulai di malam hari,” tuturnya.

Untuk diketahui, pembukaan Festival Cisadane 2018 dijadwalkan akan dilakukan pada Sabtu (25/8/2018) mulai pukul 19.00 WIB dengan lokasi panggung utama berada berdekatan dengan Jembatan Berendeng yang menjadi landmark terbaru di Kota Tangerang.

Selain itu, juga akan diisi dengan berbagai suguhan hiburan mulai dari pagelaran budaya daerah, festival kuliner, serta gelar karya UKM. Festival tersebut, akan diawali dengan pertunjukan kembang api ditambah dengan pertunjukan musik dari grup Ada Band dan Rama Band yang juga turut meramaikan event Festival Cisadane 2018. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here