Rabu, 19 Desember 2018

Jawara Coffee Kopinya Wong Banten

Mencari tempat kongkow yang cozy, unique, tasty, dan instagramable, Anda bisa singgah atau berkunjung langsung ke Jawara Coffee yang berada di Ruko Citraland, Ciracas Puri Kota Serang. Di sini kita bisa memilih beragam jenis macam kopi sesuai selera yang kita inginkan. Karena di sini terdapat banyak pilihan kopi yang tersedia. Dan aneka menu makanan khas Banten yang rasanya melegenda.

Mulai dari makanan berat sampai makanan ringan seperti, pisang goreng, roti bakar, sukun goreng dan juga gemblong goreng. Bermacam kuliner tersebut merupakan makanan khas warga Serang dipadukan dengan semur daging kerbau, dengan rempah yang khas tentunya.

Berawal dari kebiasaan di pagi hari yang selalu menyeruput kopi sebelum beraktivitas. Nah, sekarang kebiasaan meminum kopi tidak hanya di pagi hari. Rutinitas meminum kopi identik dilakukan laki-laki dewasa. Tapi seiring berjalannya waktu, kini penikmat kopi tidak hanya kaum pria saja, namun mulai dari remaja sampai wanita pun mulai menggemarinya.

Bagi para kopi lover, biasanya lebih menyukai kopi racikan sendiri. Nah, di sini coffee lover bisa langsung meracik kopi sendiri sesuai selera masing-masing. Untuk harga kita tidak perlu khawatir, karena untuk menikmati secangkir kopi di sini sangat terjangkau. Mulai dari Rp 16.000 – Rp 25.000. Dan untuk menu camilan hingga makanan berat dibanderol dengan harga Rp 10.000-Rp 20.000. Kafe Jawara ini mulai buka dari pukul 10:00 sampai 22:00.

Purwaindera Arie Yulianto, pengelola Jawara Coffee menuturkan, kopi yang mereka suguhkan adalah biji kopi terbaik dari berbagai daerah di Indonesia. Di antaranya, Aceh, Papua, Bali, dan yang paling spesial berasal dari Bayah, Banten Selatan. Arie mengatakan, jika kopi bagus diolah dengan cara yang tidak benar akan memengaruhi rasa khas dari kopinya itu sendiri. Jadi apabila menginginkan kopi yang enak kita harus meraciknya dengan benar dan tentunya dari biji kopi yang bagus pula.

Satu lagi nih pesan khusus dari Jawara Coffee, menyebarkan kebenaran agar segera sadar dan keluar dari kesachetan (kopi saset). Karena untuk menikmati kopi enak butuh perjuangan untuk meraciknya. Selain itu, kopi sachet tak sedikit produsen yang mencampurkan bahan-bahan lainnya ke dalam bubuk kopi agar mendapatkan lebih banyak laba. Masyarakat menyebut kopi jenis ini sebagai “kopi oplosan” atau kopi campuran. Dari aroma dan rasanya, sudah tentu kopi oplosan memiliki cita rasa yang jauh lebih hambar dibanding kopi asli. (Rizqi Putri)***


Sekilas Info

TangCity Mall Hadirkan Edukasi Cinta Satwa dalam Nuansa “Jungle Bells”

TANGERANG, (KB).- Menyambut kemeriahan Natal dan Tahun Baru 2019, Tangcity Mall mengemas sebuah acara menyenangkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *