Rabu, 17 Januari 2018

Jauhi Pernikahan Dini, BKKBN Gelar Program Informasi Konseling

SERANG, (KB).- Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggelar Program Informasi Konseling (PIK) Remaja dan Mahasiswa di sekolah ataupun di kampus. Program yang bertujuan untuk untuk memberikan informasi kepada siswa-siswi SMP dan SMA untuk menjauhkan diri pada pernikahan di usia muda.

Perwakilan BKKBN Provinsi Banten, Aan Jumhana Mulyana, mengatakan, program ini sebagai bentuk konseling kepada siswa untuk menjauhkan diri pada pernikahan di usia muda. Bimbingan konseling ini untuk memberikan pengetahuan kepada para siswa, dengan melibatkan guru-guru Bimbingan Konseling (BK) di sekolah.

“Pendekatan program ini bagi remaja untuk remaja oleh remaja. Kegiatan itu, dari mereka untuk mereka. Kami mengatakan kepada mereka, katakan tidak 3 hal-hal yang risiko, katakan tidak pada pernikahan di usia muda, katakan tidak pada hubungan sex pra nikah, katakan tidak pada HIV,”katanya saat ditemui selesai acara di Auditorium Univeritas Bina Bangsa, Kamis (14/12/2017).

Aan mengatakan, kegiatan ini tidak hanya untuk para remaja saja. Akan tetapi, pendekatan melalui orang tua yang memiliki anak remaja putri. Untuk membetuk karakter harus sejak dini dimulai dari proses kehamilan.

“Kami ajak mereka untuk mengikuti kegiatan bina anak remaja, bagiamana ibu, saling berinteraksi saling bertukar informasi dan pengalaman karakter dan perilaku anak remaja. Karena setiap ibu memiliki anak yang berbeda karakter. Untuk menciptakan generasi muda, tentu perlu disiapkan seorang suami yang mampu mendampingi ibu yang sedang hamil. Selain untuk memberikan gizi yang baik, untuk menciptakan orang tua yang hebat,” katanya.

Aan mengatakan, di Banten ini tidak hanya memunculkan komunitas-komunitas formal seperti di sekolah-sekolah. Akan tetapi, juga muncul PIK ada di masyarakat. Informasi itu, sampai kepada masyarakat untuk memberikan infomasi positif di masayarakat. “Sasaranya sebenarnya ukan hanya untuk remaja- remaja saja, tapi juga masyarakat umum,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Pelayanan dan Kelembagaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Dolvina, mengatakan, program ini sangat dibutuhkan bagi para remaja. Dinas Pendidikan Provinsi Banten memfasilitasi sekolah SMA dan SMK, dan sekolah-sekolah pendidikan khusus. “Kegiatan ini sangat bagus dengan program-program yang digalakan dinas pendidikan provinsi Banten. Dengan inforamsi konseling ini sangat bagus di sekolah-sekolah menengah. Kita butuhkan. Apa yang di programkan BKKBN untuk memfasilitasi,”katanya. (DE)***


Sekilas Info

Di Pasar Induk Rau, PKL Kembali Padati Bahu Jalan

SERANG, (KB).-¬†Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di Pasar Induk Rau (PIR) kembali menggelar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *