Jumat, 22 Juni 2018

Jatah Pembangunan Cimanuk Minim

PANDEGLANG, (KB).- Kecamatan Cimanuk tahun ini hanya mendapatkan jatah pembangunan jalan sepanjang 1,9 kilometer. Jatah pembangunan dan perbaikan jalan tersebut dirasakan warga masih minim. Menurut informasi, pembangunan jalan sepanjang 1,9 kilometer tersebut tersebar di sejumlah desa di wilayah Cimanuk.

Sementara itu, Camat Cimanuk Nuriah membenarkan tahun anggaran 2018, wilayahnya mendapatkan jatah pembangunan infrastruktur dengan panjang jalan 1,9 kilometer. Sementara kondisi di lapangan masih banyak terdapat jalan rusak. ”Makanya, kami bingung untuk ngaturnya. Karena pagu indikatifnya hanya 1,9 km dalam APBD.

Mudah-mudahan saja ada bantuan keuangan (bankeu) dari provinsi. Namun sampai sekarang datanya belum masuk. Tapi mudah-mudahan saja Cimanuk mendapatkan bankeu dari provinsi,” kata Camat Cimanuk, Nuriah kepada Kabar Banten, Ahad (25/2/2018). Sebelumnya, lanjut Nuriah, seksi pembangunan di kecamatannya sudah memasukkan semua data jalan rusak baik jalan lingkungan maupun jalan desa dan kecamatan yang kondisinya rusak dan tidak layak dilintasi kendaraan.

Dia mencontohkan, seperti ruas jalan Batubantar-Kadukacang kondisinya rusak parah. Jalan yang rusak itu panjangnya lebih dari 2 kilometer. ”Data jalan rusak di Kecamatan Cimanuk sudah kami sampaikan langsung ke asisten bidang ekonomi dan pembangunan (Ekbang) Setda Pandeglang. Iya sudah dimasukkan ke data, salah satunya termasuk ruas jalan Batubantar-Kadukacang. Data jalan rusak itu akan kami bahas kembali di agenda musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) kecamatan,” ujarnya.

Meski demikian, lanjut Nuriah, usulan perbaikan jalan rusak akan terus diperjuangkan. Dengan harapan jatah pembangunan infrastruktur di Cimanuk bisa bertambah. Sehingga dalam setiap tahunnya jalan rusak bisa berkurang. “Kita akan lakukan pendataan jalan rusak agar bisa memprioritaskan jalan mana yang banyak dilintasi masyarakat. Kalau untuk jumlah jalan rusak, kami harus buka datanya di kantor,” ucapnya.

Sementara itu Nufuz, warga Rocek menuturkan, kondisi jalan Batubantar-Kadukacang tepatnya di Kampung Rocek, Desa Rocek, Kecamatan Cimanuk rusak parah. Ruas jalan yang menghubungkan dua kecamatan,Banjar dan Mekarjaya tersebut banyak yang ambles dan longsor. “Jalan Batubantar-Kadukacang sudah lama rusak. Tapi sampai sekarang belum pernah ada perbaikan. Padahal kerusakannya sudah terjadi 3 tahun lalu,” tuturnya.

Ia berharap kondisi jalan rusak segera diperbaiki. Karena banyak pengendara motor terguling saat melintasi jalan tersebut. Sudah jalannya rusak ditambah badan jalannya ambles. “Pokoknya, kewalahan kalau melintasi jalan ini. Iya, tidak sedikit pengendara motor terguling di jalan tersebut,” katanya.

Sementara itu, anggota Komisi III DPRD Pandeglang, Anton Haerusyamsi mengatakan, pemerintah daerah sedang fokus meningkatkan pembangunan infrastruktur. Tidak saja jalan, namun irigasi, MCK juga bagian dari sarana infrastruktur yang mencakup layanan publik. Namun demikian, pagu indikatif perbaikan jalan di Kecamatan Cimanuk, hal itu domainnya pemerintah daerah. “Tentu, kami harap jatah pembangunan jalan untuk Cimanuk bisa ditambah. Dengan bantuan pembangunan jalan lebih maksimal, maka setiap tahunnya jalan rusak akan berkurang,” ujarnya. (IF)***


Sekilas Info

Turmahdi Wartawan Senior Kabar Banten Tutup Usia

PANDEGLANG, (KB).- Kabar duka dialami Redaksi Kabar Banten. Wartawan Senior sekaligus Kepala Biro Kabar Banten …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *