Selasa, 18 Desember 2018

Jaringan Pengedar Sabu Cilegon-Serang Ditangkap

CILEGON, (KB).- Satuan Narkoba (Satnarkoba) Kepolisian Resor (Polres) Cilegon berhasil mengungkap jaringan pengedar sabu-sabu Cilegon-Serang. Lima pengedar barang haram itu dibekuk dalam kurun tiga hari, beserta barang bukti berupa 3,6 gram sabu-sabu dan uang tunai Rp 1,4 juta. Kelima tersangka tersebut berinisial AS, AH, MH, DH, dan JH.

Wakapolres Cilegon Kompol Dhani Gumilar mengatakan, pengungkapan ini dimulai dari tertangkapnya AS di depan Mapolsek KSKP Merak, Ahad (7/1/2018) dini hari. “Awalnya kami berhasil menangkap AS, saat itu petugas mendapati tersangka membawa sabu seberat 0,25 gram. Sabu itu dibungkus didalam paket plastik bening dan dilakban hitam. Saat itu sabu digenggam di tangan kiri tersangka,” katanya di Mapolres Cilegon, Selasa (20/2/2018).

Menurut dia, petugas langsung melakukan pengembangan. AS saat diinterogasi di tempat, mengaku mendapatkan sabu dari AH. “Setengah jam kemudian, kami berhasil tangkap AH di sebuah warung makan di Pulomerak. Kami temukan barang bukti berupa uang Rp 400.000. Diduga uang itu adalah hasil transaksi antara AH dengan AS,” ujarnya.

Petugas memperluas pengejaran, dari keterangan AH didapatlah nama MH. Polisi kembali melakukan pengejaran, MH berhasil dibekuk di Kecamatan Cibeber. “Saat ditangkap, MH membuang sabu seberat 0,29 gram. Kepada petugas, MH mengaku mendapatkan sabu itu dari DF seharga Rp 1,3 juta pada Sabtu (6/1/2018), di Serdang, Kecamatan Kramatwatu, Serang,” tuturnya.

DF saat itu menjadi incaran petugas berikutnya. Hasilnya, pada Ahad (7/1/2018) pukul 09.30, DF dibekuk di Cilegon. Dari penangkapan DF, didapatlah 1 buah dus timbangan merek Camry berwarna hitam dan enam paket sabu seberat 2,81 gram dan uang tunai Rp 1 juta. Sementara JH ditangkap oleh petugas pada Rabu (9/1/2018) di pinggir jalan lingkungan Sukajadi, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak.

Bersamaan dengan penangkapan JH, petugas mendapati barang bukti berupa satu paket sabu dengan berat 0,25 gram. “JH mengaku mendapatkan barang itu dari IW seharga Rp 250.000. IW sendiri statusnya DPO,” katanya. Para tersangka dikenakan Pasal 112 ayat 1 atau pasal 114 ayat 1 tentang Narkoba. Dengan demikian, para tersangka terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara. (AH)***


Sekilas Info

Cilegon Menuju Kota Harmonis

BADAN Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar roadshow diseminasi lingkungan rukun dan kehidupan harmonis antarumat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *