Jambore PTK, Himpaudi Tanamkan Pendidikan Karakter

Ratusan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mengikuti Jambore Pendidikan Taman Kanak-kanak (PTK) Himpunan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Provinsi Banten.

Wakil Gubenur Banten, Andika Hazrumy menjelaskan, pendidik dan tenaga kependidikan di lembaga PAUD memegang peranan penting, dalam pembentukan karakter sejak dini. Pengelola PAUD harus profesional dan berkualitas serta dapat memberi kesempatan belajar bagi anak usia dini secara merata di seluruh desa, kelurahan, kecamatan sampai kabupaten.

“Pendidikan anak usia dini merupakan usia emas untuk dimaksimalkan untuk asah, asih, dan asuh. Melalui proses pembelajaran, penerapan pendidikan karakter harus dituangkan dalam program harian, seperti kepribadian anak, kemandirian, kedisiplinan, dan tanggung jawab,” katanya kepada Kabar Banten.

Ia menuturkan, tujuan pendidikan karakter tersebut, untuk membentuk sikap, yang dapat membawa satu generasi ke arah kemajuan. Pemerintah Pusat saat ini sedang mendorong program penguatan pendidikan karakter, dengan nilai utama, yaitu integritas, kemandirian, gotong royong, dan religius. “Pendidikan karakter juga membentuk sikap yang dapat membawa satu generasi ke arah kemajuan,” ujarnya.

Ia menambahkan, untuk mengajarkan kepada anak didik meningkatkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme, jadi ini sangat berkaitan erat. Mudah-mudahan hal tersebut, dapat diaplikasikan pada setiap jenjang pendidikan yang ada di Provinsi Banten.

“Kualitas pendidikan anak usia dini di Provinsi Banten diperlukan upaya bersama, dengan melibatkan berbagai unsur. Baik itu pemerintah daerah, perguruan tinggi yang berkecimpung pada program pembinaan PAUD,” ucapnya.

Ia menyebutkan, dari data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI menunjukkan, bahwa APK PAUD Provinsi Banten 2017 mencapai 56,05 persen, dari jumlah peserta didik usia 3-6 tahun sebanyak 976.692 anak.

“Mudah-mudahan melalui Jambore tersebut dapat meningkatkan pelayanan pendidikan prasekolah serta berkontribusi dalam peningkatan angka partisipasi kasar (APK) PAUD di Provinsi Banten,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Himpaudi Provinsi Banten, Ade Rosi Khaerunissa mengatakan, kegiatan Jambore PTK PAUD tersebut, untuk silaturahim antara pemerintah dengan Himpaudi, khususnya para pengelola dan guru PAUD.

“Mudah-mudahan Jambore itu dapat menghasilkan banyak hal yang bermanfaat, termasuk untuk pengembangan anak usia dini di Provinsi Banten ke depan,” katanya. (DE)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here