Jam Kerja Dikurangi, ASN Kota Serang Jangan Malas

asn pemkab serang

SERANG, (KB).- ASN Kota Serang atau aparatur sipil negara (ASN) di Lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Serang diminta tetap disiplin dan memaksimalkan kinerja selama bulan Ramadan, meskipun ada pengurangan jam kerja selama bulan tersebut. Wali Kota Serang, Tubagus Haerul Jaman mengatakan, ada sedikit perubahan jam kerja ASN Kota Serang selama Ramadan, nanti Senin-Kamis masuk pukul 08.00 WIB pulangnya pukul 15.00 WIB, jadi lebih awal, tetapi untuk Jumat pulangnya 15.30 WIB, karena jam istirahatnya lebih lama.

“Selama Ramadan waktu kerja sudah kurang, tapi saya minta ASN harus tetap semangat kerja, maksimalkan terus kinerjanya, laksanakan tupoksi masing-masing sebaik-baiknya, sehingga program yang sudah direncanakan bisa tetap berjalan dengan baik, walaupun puasa tidak mengurangi kinerja,” katanya seusai menghadiri Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-45 Tingkat Kota Serang 2017 di Halaman Parkir Gedung Bersama Pemkot Lama, Rabu (24/5/2017).

Ia mengungkapkan, pengawasan kedisiplinan selama pengurangan jam kerja tersebut akan dilakukan langsung oleh masing-masing pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan dari BKPSDM . “Kan ada absensi, nanti dari Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) juga memantau kedisiplinan ASN. Kalau ada ASN yang melanggar ya kami sanksi, sudah jelas dalam hal indisipliner apapun akan ada sanksi, kerja kurang baik ada sanski tersendiri dan sanksi itu pasti dilaksanakan,” ucapnya.  Selain meminta agar ASN tetap disiplin, ia berharap semua pihak saling menghormati. “Warga yang tidak berpuasa menghormati yang puasa, ya agar Ramadan ini berjalan dengan suasana yang kondusif,” tuturnya.

Kepala BKPSDM Kota Serang, Yoyo Wicahyono menuturkan, ada penyesuaian jam kerja ASN selama Ramadan, jika di hari biasanya masuk kerja pukul 07.30 WIB sampai 16.00 WIB, selama Ramadan Senin-Kamis masuk pukul 08.00 WIB- 15.00 WIB dan Jumat 08.00 WIB sampai 08.00 WIB-15.30 WIB. Penyesuaian jam kerja tersebut berdasarkan surat edaran Kemenpan RB. “Surat edarannya juga sudah dibagikan ke semua OPD Pemkot Serang,” ujarnya.

Pengawasan penerapan jam kerja tersebut, kata dia, juga tertuang di surat edaran tersebut, jadi pengawasan di kepala OPD masing-masing, di OPD juga kan ada absensi fingerprint. Untuk pemberian sanksi pada ASN Kota Serang yang melanggar aturan kedisiplinan tersebut akan diberikan secara berjenjang, pertama sanksi diberikan oleh masing-masing kepala OPD. “Misalnya pertama diberi teguran satu sampai tiga, itu sanksi ringan. Teguran itu kan pertama lisan, lalu tertulis, dan ketiga pernyataan tidak puasa secara tertulis, itu masih di tingkat kepala OPD,” ucapnya. Pemberian sanksi jika di BKPSDM, tutur dia, itu termasuknya sudah sanksi sedang, itu beragam di antaranya penundaan kenaikan gaji berkala. (H-40)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here