Jam Buka Rumah Makan dan Tempat Hiburan Diawasi

TANGERANG, (KB).- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang meningkatkan pengawasan terhadap rumah makan dan tempat hiburan terkait pembatasan jam operasional selama Ramadan. Kepala Satpol PP Kota Tangerang Mumung Nurwana menegaskan, pengawasan dilakukan dengan cara patroli yang dilakukan petugas di tingkat kota dan kecamatan.

Selain itu, pihaknya juga merespons dari setiap laporan yang masuk, baik melalui sistem aplikasi LAKSA maupun laporan langsung kepada anggota di lapangan. “Tindakan tegas akan kami berikan kepada pihak yang melanggar, sebab ini semua sudah menjadi aturan yang harus dijalani terutama di bulan Ramadan ini,” katanya, Rabu (8/5/2019).

Ia menuturkan, pengawasan terhadap rumah makan tersebut, akan dilaksanakan setiap waktunya demi menjaga ketertiban dan tak mengganggu yang sedang menjalankan ibadah puasa. Diketahui, Pemkot Tangerang telah mengeluarkan peraturan mengenai jam operasional rumah makan dan tempat hiburan selama Ramadan dalam Surat Edaran Nomor 451/1437/Disbudpar tertanggal 2 Mei 2019 tersebut dan berisi tiga poin.

Adapun ketiga poin tersebut, adalah bagi rumah makan dan sejenisnya, jam mulai buka pukul 15.00 WIB dan tidak membuka usahanya secara terbuka atau menggunakan tirai. Bagi jasa hiburan umum, seperti singing hall, karaoke, sauna, SPA, massage, dan billiard wajib menutup segala aktivitasnya sehari sebelum hari pertama Bulan Suci Ramadan (H-1), yaitu 5 Mei 2019 dan dapat buka kembali (H+3) setelah Hari Raya Idulfitri 1440 Hijriah.

Ketentuan tersebut, harus dipatuhi oleh para pengusaha rumah makan dan jasa hiburan umum, karena sesama umat beragama harus saling menghormati dan menghargai.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengingatkan, apabila para pengusaha rumah makan atau jasa hiburan tidak mematuhi peraturan tersebut, maka tempat usahanya akan ditutup. “Surat edaran ini dibuat untuk menjaga nilai toleransi antarumat beragama dan telah disosialisasikan kepada pihak terkait,” ucapnya.

Tak digubris

Sementara itu, sejumlah warung makan di Kota Tangerang masih kedapatan buka pada siang hari di bulan puasa. Bahkan, ada juga warung makan yang buka sejak pagi hari. Di salah satu warung makan, salah satu pelanggan kedapatan sedang asyik menyantap sepiring nasi lengkap dengan lauk pauk dan es teh manis.

Padahal, dalam Surat Edaran Wali Kota Tangerang tentang penutupan sementara jam buka rumah makan selama bulan Ramadan menyebutkan, warung makan baru boleh beroperasi mulai pukul 15.00 WIB. “Ada 6 warung makan yang kedapatan buka, jenisnya warteg dan masakan padang,” tutur Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Satpol PP Kota Tangerang A Gufron Falfeli.

Terhadap enam warung makan tersebut, Satpol PP melakukan penutupan. “Kami lakukan penutupan dan didata serta membuat surat pernyataan, agar tidak mengulangi perbuatannya di hari berikutnya, kalau kedapatan buka lagi, maka warung makannya akan kami segel,” katanya. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here