Kamis, 21 Februari 2019

Jalan Desa Naik Status Belum Masuk Program Prioritas

SERANG, (KB).- Sebanyak 400 kilometer jalan desa yang naik status menjadi jalan Kabupaten Serang, belum masuk program percepatan pembangunan infrastruktur jalan Kabupaten Serang. Hal itu karena Pemkab Serang terlebih dahulu menuntaskan sekitar 600 kilometer jalan Kabupaten Serang yang sudah masuk program prioritas.

Kepala Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang, Yadi Priyadi mengatakan, 400 ruas jalan desa yang ditingkatkan statusnya menjadi jalan kabupaten. Ruas jalan tersebut di antaranya di Kecamatan Pamarayan. Namun, untuk pembangunan jalan yang telah naik status itu baru bisa dilakukan setelah program pioritas 600 kilometer selesai.

”Sebab, 600 kilometer tersebut masuk dalam program percepatan pembangunan. Sedangkan untuk jalan desa yang naik status itu belum masuk dalam program percepatan pembangunan,” ujar Yadi kepada Kabar Banten, Jumat (18/1/2019).

Yadi mengatakan, dengan masuknya 400 meter ruas jalan desa menjadi jalan kabupaten, maka panjang jalan kabupaten bertambah menjadi 1.000 meter. “Kalau peningkatan jalan desa itu belum terprogramnya karena ada perda percepatan. Jadi nanti peningkatan jalan desa yang 400 kilometer ini kita akan programkan lagi, entah itu program konektivitas ataupun lainnya,” tuturnya.

Yadi menjelaskan, peningkatan status jalan tersebut dilakukan untuk menunjang program Pemkab Serang seperti pengembangan pariwisata. Dengan demikian, wisatawan akan lebih mudah mengakses daerah wisata tersebut.
Ia mengatakan, dengan ditingkatkan statusnya, maka luas jalan tersebut juga akan ditingkatkan. “Kalau jalan desa kan lebarnya masih ada yang 2,5 meter sampai 3 meter, jadi kita buat standar jalan kabupaten minimal 5 meter,” ucapnya.

Namun demikian, DPUPR tidak bisa melebarkan jalan tersebut secara cepat. Mengingat ada beberapa daerah atau desa yang masuk kategori padat penduduk. Oleh karena itu, akan dilakukan secara bertahap. “Kita harus lihat kondisi dan lokasi terlebih dahulu. Soalnya ada yang memang bisa ditangani, ada yang memang perlu sosialisasi terkait dengan perumahan,” ujarnya. (DN)*


Sekilas Info

Renstra Harus Sesuai Arah Pembangunan Kota Serang

SERANG, (KB).- Rencana strategis (Renstra) 2019-2023 dan rencana kerja (Renja) organisasi perangkat daerah (OPD) 2020 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *