Minggu, 23 September 2018
Aparatur Desa Kadu Engang, Kecamatan Cadasari bersama petugas unit reaksi cepat BPBD Pandeglang sedang mengecek kondisi jalan longsor di Kampung Cinangka, Selasa (6/3/2018).*

Jalan Cinangka Tergerus Longsor

PANDEGLANG, (KB).- Ruas jalan Kampung Cinangka RT 007/RW 004, Desa Kadu Engang, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang tergerus longsor, Selasa (6/3/2018). Jalan terkena longsor sepanjang 15 meter sempat membuat warga terutama pengendara motor dan mobil kesulitan melintasi jalan tersebut.

Menurut informasi, longsor terjadi sekitar pukul 04.00 diduga akibat tekanan curah hujan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena longsoran tanahnya tumpah ke jurang. Lokasi longsornya jauh dari permukiman warga. Hingga kemarin sore, akibat longsor warga enggan melintasi jalan yang lebarnya hanya bersisa 2 meter. Karena sekitar 1,5 meter jalan tersebut sudah tergerus longsor.

Kepala seksi Pemerintahan Desa Kadu Engang, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Suherman, membenarkan longsor terjadi di sekitar Jalan Cinangka. Jalan longsor tersebut berada di dataran tinggi tepatnya berada di kaki Gunung Karang. Akibat longsor, jalan yang menghubungkan ke desanya nyaris terputus meski hanya sebagian badan jalan yang tergerus longsor.

Namun, warga enggan melintasinya karena khawatir terjadi longsor susulan. Apalagi intensitas curah hujan tersebut masih tinggi dan jalan tersebut berada di kaki Gunung Karang. Suherman meminta pemerintah segera mengatasi badan jalan yang tergerus longsor. Karena jalan tersebut satu-satunya akses dari Kadu Engang menuju pusat kota. Dengan badan jalan nyaris putus itu menghambat transportasi masyarakat. Sehingga bisa mempengaruhi aktivitas perekonomian warga.

”Kalau tidak segera ditangani, khawatir warga di lokasi bisa terisolasi. Apalagi mayoritas mata pencaharian warga adalah petani. Jadi semua hasil tani dan hasil bumi saat diangkut ke pasar menggunakan kendaraan melintasi jalan tersebut. Pascalongsor, warga harus mengurangi beban muatan kendaraan saat melintasi jalan yang tergerus longsor,” kata Kasi Pemerintahan Desa Kadu Engang, Suherman.

Menurut dia, badan jalan longsor karena tidak ada penahan tebing. Sehingga saat hujan deras, tebingan tanah tidak mampu menahan tekanan air hujan. “Ya, semalan hujan deras hingga menyebabkan longsor di Jalan Cinangka,” ujarnya.

Sementara itu, anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang, Ade Mulyana membenarkan terjadi longsor di Jalan Cinangka. Kejadian tersebut secepatnya dilaporkan ke pemerintah daerah agar segera ditangani.

“Kita sudah sarankan aparat desa agar membuat laporan bencana longsor. Laporan itu menjadi bahan bagi kita untuk menindaklanjutinya sesuai arahan pemerintah daerah,” ujarnya. Ade mengimbau warga agar berhati-hati saat melintasi Jalan Cinangka yang tergerus longsor. Apalagi saat hujan deras, sebaiknya pengendara mobil untuk tidak membawa beban berat melintas di jalan tersebut.

Anggota DPRD Pandeglang dari Fraksi PKB, Lukmanul Hakim mengatakan, pemerintah harus segera memperbaiki jalan yang tergerus longsor di Kampung Cinangka, Desa Kadu Engang Kecamatan Cadasari. Perbaikan jalan tersebut bisa menggunakan anggaran bencana alam. “Jalan itu rusak akibat longsor. Jadi bisa langsung diperbaiki menggunakan anggaran bencana,” tuturnya. (IF)***


Sekilas Info

Apoteker Tanggap Bencana Siap Bergerak

PANDEGLANG, (KB).- Melihat posisi geogragis wilayah Banten yang merupakan daerah rawan bencana, Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *