Jaga Stabilisasi Beras, Bulog Salurkan KPSH

SERANG, (KB).- Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Sub-Divre Serang menyiapkan persediaan beras premium sebanyak 7.500 ton. Selain itu, Bulog juga menyalurkan Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) beras medium ke sejumlah pasar di Kota Serang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon.

Hal tersebut dilakukan untuk menjaga stabilisasi harga beras di pasar-pasar, sehingga tidak mengalami lonjakan harga yang tinggi serta menekan inflasi di Kota Serang. Apalagi di musim kemarau panjang atau paceklik tahun ini. Jadi, para pedagang tidak perlu membeli beras ke luar daerah. Sebab, Bulog telah menyiapkan KPSH beras medium dengan harga di bawah dari harga eceran tertinggi (HET).

Hal tersebut diungkapkan Kepala Perum Bulog Sub-Divre Serang Renato Horison kepada Kabar Banten. Menurut dia, penyaluran KPSH tersebut, bertujuan untuk menjaga ketersediaan beras medium di pasar-pasar. Kemudian, menjaga keterjangkauan harga beras medium. Tentunya di bawah HET, yakni sebesar Rp 9.450 per kilogram. Pihaknya juga, rutin melakukan operasi pasar (OP) atau saat ini disebut dengan KPSH.

“OP mulai tahun kemarin berubah menjadi KPSH beras medium. Tujuan yang tadi, untuk menjaga pasokan (ketersediaan) beras medium di pasar-pasar dan menjaga keterjangkauan harga beras medium di bawah HET, sehingga stabilisasi harga beras tetap terjaga dan laju inflasi sesuai dengan harapan,” ucapnya, Selasa (29/10/2019).

Ia menjelaskan, apabila pedagang yang membutuhkan beras medium tersebut, bisa datang ke gudang Bulog Serang. Dengan melengkapi persyaratan dan menjual harga yang telah ditentukan. Pedagang membeli beras dengan harga Rp 8.100 per kilogram.

“Tapi, untuk harga jual kembali, pedagang tidak boleh menjual melebihi HET beras medium yang ditentukan oleh pemerintah, yakni Rp 9.450/kg. Saat ini, Perum Bulog bekerja sama dengan pedagang-pedagang pasar untuk menjaga harga di pasar,” ujarnya.

Realisasi penyerapan KPSH tahun ini, dia menjelaskan, Kota Serang sebayak 762 ton, Kabupaten Serang 1.397, dan Kota Cilegon 287 ton. Jadi, meskipun situasi saat ini paceklik dan gagal panen akibat kemarau panjang, masyarakat tidak perlu khawatir. Sebab, ketersediaan persedian beras di Bulog aman.

“Kami juga berterima kasih kepada pedagang yang ikut menjaga stabilisasi harga beras medium di pasar, sehingga saat ini harga cukup stabil serta membantu dalam penyaluran beras medium dari Bulog,” ucapnya. (Rizki Putri/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here