JAG MTB Fun Race, Pesepeda PJP Banten Raih Emas

PEMBALAP sepeda Banten Faisal Rasyidin menempati podium 1 dari kelas Men Junior pada JAG MTB Fun Race di Kota Depok, Ahad (1/12/2019).*

SERANG, (KB).- Pembalap sepeda Pelatda Jangka Panjang (PJP) Banten berhasil meraih medali emas pada ajang JAG MTB Fun Race di Lapangan Pertamina, Kota Depok, Ahad (1/12/2019). Diketahui, atlet balap sepeda tersebut yakni Faisal Rasyidin, yang pada ajang tersebut membawa nama Pengcab Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Kota Cilegon.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Kabar Banten, raihan medali emas yang direbut Faisal didapat dari nomor junior, dengan catatan waktu 12 menit dan 10 detik. Sementara di peringkat kedua ditempati Raden dari Tim Cibicom Jawa Barat, dengan catatan waktu 12 menit dan 12 detik. Menyusul di tempat ketiga M. Husni dari Tim Edan Eling Racing Jawa Barat dengan catatan waktu 12 menit dan 50 detik.

Menanggapi hasil tersebut, Ketua Pengprov ISSI Banten Agus Prasetyo mengaku bangga atas prestasi yang diraih oleh Faisal. Alasannya, Faisal terus konsisten dalam meraih prestasi yang membanggakan pada setiap kejuaraan.

“Ini merupakan prestasi Faisal yang kesekian kalinya. Raihan medali emas pada ajang ini, sebagai juga menjadi jawaban dari Faisal yang juga merupakan atlet PJP Pra-PON KONI Banten,” ujarnya kepada Kabar Banten, Ahad (1/12/2019).

Selain itu, kata pria yang akrab disapa Yoyo tersebut, Faisal merupakan atlet balap sepeda Banten yang meraih medali perunggu pada babak prakualifikasi Pekan Olah raga Nasional (Pra-PON) untuk Banten. Maka dari itu, ajang tersebut sebenarnya menjadi kesempatan bagi Faisal untuk mengasah kemampuan dan menambah jam terbangnya.

“Faisal tentu memerlukan jam terbang yang lebih banyak, apalagi dia kan peraih tiket ke PON untuk Banten. Sehingga ajang ini menjadi try out dia, untuk mengasah kualitas yang dimilikinya,” ujarnya.

Maka dari itu, ia berharap agar kualitas yang dimiliki Faisal semakin terasah, sehingga pada saat pertandingan di PON XX Papua sudah siap tempur. Mengingat lawan yang akan dihadapi di PON merupakan atlet yang berkualitas mumpuni.

“Memang sampai saat ini balap sepeda masih menjadi cabor yang dicoret dari keikutsertaan di PON XX Papua, namun kami masih yakin hal itu akan berubah. Karena PB ISSI telah mengupayakan hal itu, ya kita tinggal tunggu saja,” tuturnya. (YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here