Jadikan Masjid Posko Logistik, Ormas Islam Bersinergi Bantu Warga Terdampak Covid-19

Perwakilan Dewan Masjid Indonesia Banten, Majelis Ulama Indonesia Banten, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Banten, Forum Silaturahmi Pondok Pesantren, Forum Komunikasi Alumni Petugas Haji Indonesia Banten foto bersama usai menyerahkan bantuan beras untuk dibagikan di masyarakat, di Masjid Miftahussa'adah Kota Serang, Senin (27/4/2020).*

SERANG, (KB).- Organisasi masyarakat (Ormas) Islam bersama Lembaga Amil Zakat (LAZ) Harapan Dhuafa (Harfa) berkolaborasi dalam kegiatan gerakan amal umat, di Masjid Miftahussa’adah, Perumahan Grand Asri Serang, Senin (27/4/2020). Kegiatan tersebut untuk membantu masyarakat yang terdampak virus corona atau corona virus disease 2019 (Covid-19).

Organisasi masyarakat yang terdiri dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banten, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Banten, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Banten, Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP), dan Forum Komunikasi Alumni Petugas Haji Indonesia (FKAPHI) Banten.

Perwakilan gerakan amal umat dari Sekretaris DMI Banten Deni Rusli mengatakan, sebelumnya DMI juga sudah melakukan kegiatan yakni masjid bersih dengan mendistribusikan alat kebersihan. Selain itu juga memberikan bantuan beras untuk masyarakat di tengah Covid-19, pihaknya berharap tidak ada lagi masyarakat yang menderita kelaparan.

“Bantuan yang diberikan itu untuk masyarakat di sekitar masjid ataupun masyarakat di luar masjid. Saat ini Masjid Miftahussa’adah dan lima masjid lainnya di Kota Serang menjadi posko logistik penanganan Covid-19. Itu dilakukan untuk membantu meringankan beban masyarakat,” kata Deni.

Sekretaris Komisi Dakwah MUI Banten Fadlullah berharap, semua organisasi masyarakat (ormas) Islam bersinergi membantu masyarakat yang terdampak Covid-19. Pihaknya berharap tidak boleh lagi mendengar warga yang mengalami tidak makan karena di rumah saja tidak bekerja.

“Gerakan DMI, FSPP, ICMI didukung oleh LAZ Harfa, menjadikan masjid menjadi posko amal usaha, yang kaya dapat menyumbang, dan masyarakat yang tidak mampu dapat mengambil beras di masjid. Di bulan suci Ramadan diharapkan lebih masyarakat untuk segera membayar zakat tidak usah menunggu akhir Ramadan sehingga yang membutuhkan mendapatkan haknya lebih cepat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Presidium FSPP Kota Serang Hasanudin mengatakan, pihaknya bersama DMI, MUI, ICMI, FKAPHI untuk mengantisipasi dampak Covid-19, jangan sampai terjadi adanya masyarakat yang kelaparan, diharapkan dari gerakan amal umat bisa mengantisipasi. Selain itu juga pihaknya memberikan bantuan kepada guru ngaji yang ada di pondok pesantren akibat tidak bisa mengajar karena diliburkan.

“Khusus untuk pimpinan pondok pesantren, ustaz, yang terhenti kegiatannya karena diliburkan perlu kita pikirkan bersama-sama, gerakan mengeluarkan zakat fitrah tersebut dari awal Ramadan dan akhir Ramadan, masyarakat jangan sampai mengeluarkan zakat fitrah,” tuturnya.

Manajer Fundrising LAZ Harfa Muhamad Mukri mengatakan, pihaknya ingin membantu masyarakat dalam apapun. Kegiatan gerakan amal umat tersebut diinisiasi dari DMI, MUI, FSPP ICMI untuk berkolaborasi bersama-sama.

Gerakan yang ingin membawa perubahan di masyarakat dengan tujuan agar di masyarakat tidak lagi ada yang kelaparan. Pusat logistik harus terkonsentrasi di masjid sehingga masyarakat yang kelaparan bisa datang ke masjid.

“Kami mengapresiasi gerakan rekan-rekan semua yang mengajak kolaborasi dengan LAZ Harfa. Karena itu merupakan gerakan-gerakan kebaikan yang tentu kita dukung sepenuhnya,” ujarnya. (DE/MH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here