Minggu, 24 Juni 2018
RAPAT koordinasi persiapan Kabupaten Tangerang menjadi tuan rumah cabang olah raga penthatlon Asian Games.*

Jadi Venue Asian Games 2018, Kabupaten Tangerang Percantik Lingkungan

TANGERANG, (KB).- Kabupaten Tangerang yang ditunjuk menjadi salah satu daerah penyelenggara tuan rumah Asian Games mulai mempercantik lingkungan untuk menyambut tamu dari sejumlah negara tersebut. Alasannya, Kabupaten Tangerang ditunjuk untuk menjadi tuan rumah venue pentathlon.

Pembenahan lingkungan diharapkan mempercantik suasana venue yang mempertandingkan gabungan olah raga anggar, renang gaya bebas, berkuda palang rintang, menembak, dan lari lintas alam. Kesiapan Kabupaten Tangerang dan Sekolah APM dibedah dalam rapat yang dipimpin H Moch Maesyal Rasyid, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang diikuti perwakilan Polres Kota Tangerang, Dandim 0506-Tangerang, dan kepala dinas terkait.

Rapat yang dibuka Penjabat Bupati Tangerang, Komarudin memaparkan secara rinci kekurangan yang harus dipenuhi oleh peserta rapat serta langkah-langkah koordinasi untuk bisa membuat venue modern pentathlon semakin siap menggelar pertandingan dengan baik.

“Untuk venue, semua sudah memenuhi ketentuan yang ditetapkan INASGOC (panitia pelaksana Asian Games) dan pengerjaannya tinggal 20 persen lagi. Itu pun hanya untuk pembangunan kolam renang yang saat ini masih ada pengerjaan, Insya Allah dari laporan yang ada akan selesai sesuai jadwal yang ditetapkan, yakni akhir Juni,” katanya saat meninjau fasilitas pertandingan di Sekolah APM seusai membuka rapat koordinasi.

Target Juni yang diberikan INASGOC dikemukakan dia, karena pada Juli akan dilakukan tes event untuk cabor modern pentathlon. Dengan begitu, diharapkan pria yang juga Kepala BKD Provinsi Banten tersebut saat tes event sudah tidak ada pengerjaan venue lagi dan semua memenuhi ketentuan yang ada.

Lebih jauh dikemukakan Rudi Maesyal, sapaan Moch Maesyal Rasyid, di luar kesiapan venue, Pemkab Tangerang juga tengah menyiapkan perbaikan dan pelebaran jalan yang ada menuju tempat pertandingan. Pelabaran jalan sepanjang 750 meter sampai 1 kilometer akan dilakukan secepatnya paling lambat setelah libur lebaran.

“Pendanaannya kami akan galang dari bantuan pihak swasta terutama dari bantuan CSR (corporate social responsibility/program tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan). Ini karena kami tidak bisa menganggarkan dana ini dari APBD,” ujarnya.

Di luar itu dibahas juga promosi, publikasi, kebersihan, pengerahan massa, serta rekayasa lalu lintas antara venue dengan penginapan atlet dan juri. Di mana pada dua hari pelaksanaan kegiatan, yakni Jumat (31/8/2018) sampai Sabtu (1/9/2018) jarak yang ditempuh peserta berbeda dengan kondisi lalu lintas yang berbeda.

“Atlet menginap di Hotel Amaris, Citra Raya, sedangkan wasit, juri, dan panitia pusat menginap di Hotel Aryaduta Lippo Village. Ini butuh koordinasi semua pihak terkait, agar mereka minimal kurang dari satu jam pejalanan dari hotel menginap sampai di venue,” ucapnya.

Sementara, untuk publikasi dan promosi, dia menyatakan, selain pemkab menyiapkan spanduk dan baliho tentang pelaksanaan, pihaknya juga mempersilakan perusahaan dan instansi yang ada di Kabupaten Tangerang membantu pemasangan spanduk dan baliho. “Biar gema dan promosi Asian Games semakin terasa dan diharapkan membuat masyarakat antusias menyambut Asian Games,” tuturnya. (YA)*

 


Sekilas Info

Para Tokoh Banten Ikut Kecanduan Piala Dunia

SERANG, (KB).- Para tokoh Banten ikut kecanduan Piala Dunia 2018. Umumnya mereka tidak menonton sendirian, namun …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *