Jadi Tuan Rumah Spice Route Connection, Kota Tangerang Akan Kenalkan Rempah Indonesia

TANGERANG, (KB).- Menuju pengakuan UNESCO World Heritage for Indonesian Route 2021, Kota Tangerang terpilih menjadi salah satu kegiatan Spice Route Connection Indonesia 2019 (SRCI). Kegiatan direncanakan akan digelar pada Oktober 2019 mendatang.

Selain Kota Tangerang kegiatan Spice Route Connection sendiri juga dilaksanakan beberapa daerah, yaitu Belitung, Ternate, Tidore, Padang, Kota Tangerang, Bulukumba, dan Wakatobi (Bau-Bau). Kota Tangerang terpilih, karena memiliki sejarah sebagai jalur perdagangan rempah-rempah di masa lampau.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat menghadiri rapat audiensi dalam rangka kegiatan SRCI menuju pengakuan UNESCO World Heritage for Indonesian Route 2021 di Gedung Kementerian Koordinasi Bidang Kemaritiman, Jakarta.

Dalam rapat audiensi tersebut, Wali Kota Tangerang mengucapkan rasa terima kasih atas terpilihnya Kota Tangerang menjadi salah satu tuan rumah Kegiatan Spice Route Connection yang bertujuan untuk memperkenalkan rempah-rempah Indonesia.

“Ini suatu kehormatan bagi kami, semaksimal mungkin akan di-support. Kami optimistis, kegiatan ini akan berlangsung dengan lancar,” katanya, Selasa (20/8/2019).

Untuk itu, orang nomor satu di Kota Tangerang tersebut menginginkan, agar Spice Route Connection disemarakkan, sehingga masyarakat Indonesia khususnya Kota Tangerang memahami, bahwa salah satu nilai budaya yang kaya dan diakui dunia, adalah rempah-rempah.

“Mungkin nanti saya juga arahkan setiap sekolah bisa mengadakan lomba masak dengan resep rempah-rempah Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, dia menjelaskan mengenai produk olahan khas Kota Tangerang, seperti kecap tertua yang ada di Indonesia, yaitu Kecap Benteng, Kecap SH, dan Kecap Bango. “Selain kecap, ada juga Laksa yang berbahan dasar tepung beras. Urusan kuliner Kota Tangerang nomor satulah pokoknya,” ucapnya. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here