Jadi Penentu Kelulusan, Siswa Wajib Ikuti USBN

Ujian nasional (UN) bukan sebagai penentu kelulusan melainkan ujian sekolah berstandar nasional (USBN), pada tingkat SMA dan SMK yang menjadi penentu kelulusan siswa.

Hal tersebut disampaikan Pengawas Pembina SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Banten Popi Sopiatin, saat menjadi pengawas kegiatan USBN di SMAN 1 Cikande, Selasa (19/3/2019).

“UN tidak lagi menjadi penentu kelulusan. Kelulusan siswa diserahkan sepenuhnya kepada sekolah masing-masing. Jadi siswa harus mengikuti kedua ujian tersebut, dengan persiapan yang baik, peserta harus menghasilkan nilai yang memuaskan dari USBN dan UN,” kata Popi.

Ia mengatakan, kebijakan ini berdampak terhadap hasil ujian nasional di Provinsi Banten, yang mengalami penurunan hampir 2 digit. Penurunan hasil UN disebabkan faktor lain, seperti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) dan faktor internal yakni kurang siapnya peserta UN dalam menghadapi UNBK.

“Mudah-mudahan UN tahun ini hasilnya naik dibandingkan tahun lalu, walaupun banyak faktor yang menyebabkan hasil UN tahun lalu turun,” ujarnya.

Ia mengatakan, soal-soal yang diujikan dalam USBN terdiri dari dua sumber, yakni 20 persen dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan 80 persen soal hasil musyawarah guru mata pelajaran (MGMP).

“Soal-soalnya dari materi kurikulum yang dibahas dan diajarkan di sekolah, kemudian digabungkan dengan soal MGMP dan soal dari pusat,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Cikande Mulyadi mengatakan, setiap sekolah punya kriteria kelulusan masing-masing. Meskipun secara umum sama sesuai dengan pedoman operasional USBN dan UNBK, kriteria kelulusan ditetapkan sekolah dan sudah tertuang dalam dokumen kurikulum.

“Meskipun penentuan kelulusan berada di sekolah, namun sekolah juga memiliki acuan yang sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku. USBN di SMAN 1 Cikande tahun ini diikuti 368 peserta, dibagi 20 ruangan. Program IPA 190 peserta, IPS 178 peserta, dan ini lulusan pertama penyelenggaraan Kurikulum 2013,” tuturnya. (DE/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here