Minggu, 24 Juni 2018

Istilah Banten Lama Kecilkan Sejarah

SERANG, (KB).- Ketua Umum Lembaga Pemangku Adat Kesultanan Banten, H Tubagus Abbas Wasse menginginkan semua pihak utamanya pemerintah untuk bersama-sama mengubah penyebutan dan penggunaan istilah Banten Lama pada kawasan yang merujuk pada bekas pusat Pemerintahan Keraton Kesultanan Banten.

Ia beralasan, istilah Banten Lama terkesan mengecilkan sejarah besar yang dimiliki Keraton Kesultanan Banten. “Padahal, di sini historinya banyak,” katanya, Ahad (20/5/2018). Diketahui, Keraton Kesultanan Banten merupakan salah satu kesultanan yang memiliki sejarah panjang dan besar di Indonesia.

Pada abad ke-15, di Kawasan Keraton Kesultanan Banten telah terjadi perdagangan antarnegara. Kesultanan Banten merupakan satu-satunya kesultanan pada saat itu yang bisa mengirimkan duta besarnya sampai ke Inggris. Selain itu, Kesultanan Banten juga sudah dapat mencetak uang sendiri di wilayahnya. Hal tersebut merupakan salah satu contoh kejayaan masa lalu yang dimiliki Keraton Kesultanan Banten.

Terkait perubahan istilah tersebut, Ketua Umum Lembaga Pemangku Adat Kesultanan Banten menuturkan, telah berulang kali membicarakan hal tersebut dengan pemerintah, baik Pemerintah Provinsi Banten maupun Pemerintah Kota Serang. Namun, hingga saat ini, Dinas Perhubungan (Dishub) provinsi maupun kota belum menindaklanjuti.

Berdasarkan pengamatan Kabar Banten, sepanjang jalan menuju Kawasan Kesultanan Banten, petunjuk jalan maupun gapura selamat datang masih menggunakan istilah Banten Lama. “Saya sudah capek ngomongnya. Sudah sering. Tapi, saya akan ngomong terus. Sampai kiamat saya akan ngomong, kalau itu (istilah Kawasan Banten Lama) belum diubah,” ujarnya.

Mengenai janji untuk mengubah penamaan Kawasan Banten Lama menjadi Keraton Kesultanan Banten, sudah 3 tahun ini janji gubernur belum terealisasi. Ia berharap, janji tersebut diwujudkan. “Hal ini berkaitan dengan sejarah besar Keraton Kesultanan Banten,” ucapnya. (Agung Hari Baskoro/MH)*


Sekilas Info

Dana Parpol Segera Cair

SERANG, (KB).- Bantuan dana partai politik (parpol) sudah bisa dicairkan pada Juli 2018. Parpol peraih kursi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *