Irna Narulita Lantik 108 Kepala Desa

Bupati Pandeglang, Hj. Irna Narulita melantik 108 kades di Aula Pendopo Pandeglang, Selasa (23/1/2018).*

PANDEGLANG, (KB).- Bupati Pandeglang, Hj. Irna Narulita melantik sebanyak 108 kepala desa (Kades) terpilih, di Aula Pendopo Pandeglang, Selasa (23/1/2018) sekitar pukul 09.00. Ratusan kades yang dilantik hasil Pilkades 2017, tersebar di 32 kecamatan se-Kabupaten Pandeglang. Pelantikan dihadiri Wakil Bupati Pandeglang, Tanto Warsono Arban. Forkopimda Pandeglang, Sekda Pandeglang, Fery Hasanudin, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) , KH. Hamdi Ma’ani, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang, M. Amin.

Irna mengatakan, para aparatur desa yang baru saja dilantik agar peka terhadap masalah sosial. Terutama bisa menekan angka kemiskinan di masing-masing desa. “Saya harap para kades mendata warga miskin agar bisa mendapatkan bantuan secara tepat sasaran. Saya tidak ingin mendengar ada warga miskin yang tidak terurus. Dan ini tugas kita semua untuk mengurangi angka kemiskinan,” kata Bupati Pandeglang, Hj. Irna Narulita saat melantik ratusan kades di Pendopo Pandeglang.

Selain itu, peran kades harus bisa mendata warganya, terutama warga yang diterpa kelaparan, janda-janda tua anu tos sepuh miskin (janda yang sudah tua). “Saya juga minta kades untuk mendata jumlah anak yang putus sekolah. Sehingga pemerintahan desa bersinergi dengan Pemkab untuk menangani masalah sosial di masing-masing daerah. Dengan data akurat, kita bisa mengalirkan bantuan tepat sasaran,” ujarnya.

Bupati Irna berharap para kades bisa menjaga etos kerja dan jangan bepergian ke luar daerah. Perkuat kinerja dan jangan melalaikan tugas dan kewajiban terhadap masyarakat. “Kita, bupati, camat, kades adalah pelayan dan abdi masyarakat. Kita harus kerja keras, kerja ikhlas demi kemajuan Pandeglang,” ucapnya.

Selain itu, Irna melanjutkan, para pemimpin desa harus menjaga amanah. Jangan banyak aktivitas nongkrong di luar daerah, seperti di Serang, nongkrong di Cilegon. Sebaliknya, kita harus tingkatkan kewajiban dan tanggung jawab bagi masyarakat dan harus mempertanggungjawabkan segala pekerjaan di hadapan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. “Jadi kades kalau mau ke luar daerah harus seizin camat. Saya selaku Bupati Pandeglang kalau mau ke luar negeri juga harus seizin Mendagri,” ujarnya.

Menurut dia, pemerintah baru saja menyelesaikan Pilkades 2017, dan hasilnya melahirkan para pemimpin desa yang andal. Semua itu tidak terlepas dari dukungan komponen masyarakat. TNI, Polri, OPD, alim ulama, dan masyarakat cukup antusias menjaga kondusivitas daerah sehingga Pilkades tahun lalu berjalan aman dan lancar. “Ya, dukungan semua elemen masyarakat mampu menciptakan Pilkades kondusif dan partisipasi masyarakat cukup tinggi hingga mencapai 60%,” tuturnya.

Irna berharap pada kades mempunyai visi misi yang jelas. Sehingga janji kampanye dapat diwujudkan dengan program kerja. “Harus punya lompatan besar untuk memajukan desa. Jabatan kades itu strategis sehingga kemajuan daerah berawal dari kemajuan desa,” ucapnya.

Selain itu, setiap tahun pemerintahan di desa mendapatkan anggaran dana desa atau DD. Jika diakumulasi bantuan DD pusat dan daerah hampir mencapai Rp 1,2 miliar per desa. Dengan yang besar itu, masa tidak dapat memajukan desa. Ia berharap desa mampu memanfaatkan anggaran tersebut dengan sebaik mungkin guna kepentingan masyarakat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Pandeglang, Taufik Hidayat mengatakan, saat ini pelantikan 108 kades tersebar di 32 kecamatan. Namun demikian, lanjut Taufik, masih ada dua desa yang menyisakan permasalahan. Karena adanya gugatan Pilkades, yakni Desa Cikumbueun Kecamatan Mandalawangi, dan Desa Purwaraja Kecamatan Menes.

”Meski ada gugatan, tidak mengganggu jalannya pelantikan. Karena pelantikan tersebut amanat Peraturan Bupati (Perbup) menyebutkan keputusan panitia merupakan final. Ya, memang ada perbedaan pendapat soal pelantikan. Dan silakan dilakukan gugatan tanpa harus mengganggu jalannya pelantikan,” tuturnya. (IF)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here