Senin, 25 Juni 2018

Irna Narulita Gulirkan Program Rp 1 Miliar

Bupati Pandeglang, Hj. Irna Narulita menggulirkan program Rp 1 miliar untuk pembangunan infrastruktur disetiap kecamatan. Program tersebut sejalan dengan tahun percepatan infrastruktur.
“Minimal, dipastikan bantuan program Rp 1 miliar per kecamatan. Tidak menutup kemungkinan ada beberapa kecamatan yang programnya lebih dari Rp 3 miliar.

Dan anggaran tersebut dialokasikan untuk mempercepat pembangunan jalan tersebar di sembilan sampai sepuluh desa per kecamatan,” kata Bupati Pandeglang, Hj. Irna Narulita seusai menghadiri rapat paripurna tentang penyampaian laporan Reses tahap III (tiga) tahun persidangan 2017 dan pembukaan tahun persidangan 2018 di Gedung DPRD Pandeglang, Rabu (10/1/2018).

Menurut dia, selama ini dalam pemerataan pembangunan sering terjadi persoalan. Terutama masalah untuk menghubungkan jalan antarkecamatan. Jika masalah tersebut tidak segera diakomodasi, sering menimbulkan kecemburuan masyarakat antarkecamatan.

“Untuk pembangunan tersebut sekarang masih loncat-loncat. Tadinya, saya kira masyarakat bisa mengapresiasi. Ternyata bermasalah. Seperti terjadi di Kecamatan Cibitung teriak minta pembangunan jalan karena porsi anggarannya sedikit. Tapi saya paham, ternyata ada yang tidak beres. Ke depan akan ada pemerataan pembangunan sehingga tidak terjadi kecemburuan,” tuturnya.

Sementara itu, juru bicara reses daerah pemilihan satu, Hj. Ida Hamidah mengatakan, pemerintah agar memprioritaskan infrastruktur jalan sesuai aspirasi masyarakat dalam reses dewan. ”Seperti Jalan AMD Lintas Timur mohon untuk dibangun,” ujar Hj. Ida dari Fraksi PPP.

Selain itu, lanjut Ida, pemerintah harus lebih fokus membangun infrastruktur kecamatan dan desa. Termasuk pembangunan jalan untuk menopang sektor pariwisata di Pandeglang. “Kami optimistis dengan kerja keras, target pembangunan Pandeglang bisa tercapai,” ucapnya.

Hal hampir senada dikatakan Anggota DPRD Pandeglang Dapil IV Mukhlas Halim. Ia menuturkan, pembangunan infrastruktur jalan yang sudah dilaksanakan tahun 2017 belum optimal. Sehingga pemerintah harus meningkatkan pengawasan melekat.

”Intinya, bagaimana pembangunan jalan yang sudah dianggarkan. Tapi praktiknya, progresnya tidak maksimal menjadi persoalan. Mohon, bupati dan wakil bupati, tahun kemarin banyak pekerjaan jalan tidak tuntas. Ini akibat pemerintah kurang melakukan pengawasan,” ucapnya. (Iman Fathurohman)***


Sekilas Info

Halal Bihalal Pererat Silaturahim PDAM Pandeglang

Untuk mempererat silaturahim dan menjalin sinergitas baik pegawai, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Berkah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *