Irna Narulita: Daya Saing Kabupaten Pandeglang Belum Terukur

PANDEGLANG, (KB).- Bupati Pandeglang Irna Narulita menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat mengukur kapasitas daya saing daerah khususnya Kabupaten Pandeglang. Sebab, daya saing bisa diketahui jika tingkat kesejahteraan masyarakat terus meningkat di era globalisasi sekarang ini.

“Semakin tinggi tingkat daya saing suatu daerah, maka tingkat kesejahteraan masyarakatpun semakin tinggi. Tetapi kita belum dapat mengukur sejauh mana kapasitas daya saing kita. Oleh karena itu, forum ini adalah momen yang tepat untuk mempersiapkan pengukuran indeks daya saing Daerah Kabupaten Pandeglang,” kata Irna, dalam acara Forum Inovasi Daerah untuk Bimbingan Teknis Pengisian Indeks Daya Saing Daerah (IDSD), yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pandeglang di Oproom Sekretariat Daerah, Kamis (7/11/2019).

Dalam acara tersebut hadir narasumber Danang R Handoko Kepala seksi Sistem Informasi Inovasi Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi Kementerian Riset dan Teknologi dan Dewirina Zulfianita analisis Iptek Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi Kementerian Riset dan Teknologi, perwakilan seluruh OPD dan Kecamatan, insan Perguruan Tinggi, dan anggota Kadin.

Menurut Irna, era globalisasi yang kian mendera dewasa ini akan sangat berpengaruh pada tingkat daya saing antar suatu negara, wilayah bahkan daerah. ”Hal tersebut akan sangat menentukan posisi tawar masing-masing daerah dalam kancah persaingan global yang semakin ketat,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Pandeglang Utuy Setiadi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 6 tahun 2014 tentang Peningkatan Daya Saing Nasional dalam rangka Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

“Walaupun instruksi presiden itu telah ada cukup lama, akan tetapi pengukuran indeks daya daerah masih merupakan hal yang baru,” katanya.

Utuy mengatakan, dengan acara tersebut, selain memahami mekanisme atau tata cara pengisiannya, juga dapat mempersiapkan kelengkapan-kelengkapan yang dirasa masih kurang. “Sehingga pada saat penilaian Anugerah Iptek Budhipraja pada tahun 2020 kita sudah bisa mempersiapkan dengan lebih baik,” ujarnya. (IF)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here