Irna Narulita Apresiasi PDI Perjuangan

Irna Narulita.*

PANDEGLANG, (KB).- Bupati Pandeglang Irna Narulita menanggapi klaim PDI Perjuangan mengenai dirinya sudah memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) PDI Perjuangan. Menurut dia, KTA tersebut merupakan bentuk apresiasi untuk menghargai parpol yang mengusungnya. Menurut dia, PDIP merupakan partai yang cukup besar dan berpengaruh di Kabupaten Pandeglang.

“Mohon disupport, harus ada satu bentuk apresiasi partai-partai yang mau mengusung saya. Kita juga harus welcome, kayak waktu itu dikasih kartu kehormatan, dalam rangka untuk bisa mengusung kami. Karena memang harus kader dari internal, bentuk perhatian dari parpol pengusung saya ucapkan terima kasih. Partai-partai yang memang menjadi 10 besar begitu, karena mereka punya surveI, setiap kali mau mengusung survei dahulu, kalau diberikan satu kehormatan terima kasih,” ucapnya saat ditemui di Pendopo Bupati Pandeglang, Selasa (25/2/2020).

Menurut dia, PDIP memiliki gerakan yang cukup bagus, karenanya ia merasa bangga bisa direkomendasikan oleh partai yang berkuasa. Selain itu dirinya masih menginginkan untuk meraih beberapa partai untuk mensukseskannya.

“Jadi begini, siapa sih yang tidak mau diusung oleh partai penguasa, pasti kita butuh. Massa grassroot-nya, jajaran di bawahnya, kader-kadernya, simpatisannya luar biasa, begitu juga partai-partai yang lain. Persis sekali kalau saya diusung partai penguasa, harapan saya cuma itu, sehingga tidak ada benturan, bisa sinergi. Begitupun harapannya parpol yang lain agar bisa sejalan, hari ini saya mendapatkan kehormatan dari PDIP untuk bisa menggunakan perahunya,” ujarnya.

Baca Juga : Irna Narulita Diklaim Kantongi KTA PDIP

Saat ditanya apakah sudah pamit dari Demokrat, dirinya enggan berkomentar terlalu banyak, karena masih belum ada keputusan yang final.

“Kita harus hati-hati ikhtiar sudah, kita sudah ketuk pintu, prosesnya sudah dilalui, tinggal keputusan akhir adanya di DPP, kita menunggu saja, saya tidak berani banyak bicara sebelum keputusan itu final. Saya berharap ada beberapa partai lagi yang mengusung saya dan Pak Tanto, untuk bisa melanjutkan pekerjaan rumah yang belum selesai,” katanya.

Ketua DPC PDIP Pandeglang, Yadi Murodi menuturkan, dirinya memastikan Irna Narulita siap untuk mengikuti peraturan yang ditetapkan oleh PDIP, karena untuk bisa diusung oleh PDIP harus mengikuti aturan yang berlaku di PDIP.

“Saya kira begini, kalau itu kaitannya yang pertama menjelang Pilkada, kalau PDIP kan membuka untuk siapapun, nah ini dengan keseriusan ibu irna ini, artinya siap untuk dikader, siap mengikuti sekolah partai, mengikuti tahapan-tahapan kan sudah dilalui, sehingga mungkin DPP partai memberikan berbagai pertimbangan ya, ibu irna sendiri sudah siap dibuatkan KTA,” ucapnya kepada Kabar Banten, Selasa, (25/2/2020).

Yadi mengatakan, bagi siapa saja yang ingin diusung wajib mengikuti sekolah partai, agar ada kesamaan ideologi dalam konteks membangun Indonesia Raya ini. Karena ketika melihat dari proses Pilkada, ada satu persepsi pemahaman pemerintah terutama nasional, karenanya harus ada implementasi ke daerah, menurutnya Irna Narulita satu nafas juang dengan PDIP.

“Saya tidak tahu ya persoalan perpindahan atau tidak, karena memang yang jelas ibu irna siap mengikuti sekolah kader, siap membuat KTA, siap mengikuti sekolah partai. Kalau persoalan pindah dari Demokrat saya kurang tahu ya, kurang begitu mengamati saya, artinya mengikuti dengan kesadarannya untuk membangun sinergitas dengan kebijakan nasional, agar implementasinya sampai ke daerah,” ujarnya. (Ade Taufik)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here