Investor Mulai Lirik Potensi Pariwisata Kabupaten Lebak

LEBAK, (KB).- Potensi pariwisata di Kabupaten Lebak kini mulai dilirik oleh sejumlah investor yang ingin membuka usaha bidang restoran dan perhotelan. Terbukti, saat ini sudah banyak investor yang mulai mengajukan proses perizinan ke dinas perizinan setempat.

Kepala bidang Perizinan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lebak, Yahya Sukmana mengatakan, kebijakan pemerintah daerah pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2019-2024 difokuskan pada pembangunan sektor pariwisata.

Pembangunan pariwisata memiliki dampak luas untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat juga penyerapan lapangan pekerjaan.

“Potensi destinasi wisata di Kabupaten Lebak luar biasa dan sudah mendunia. Wajar jika saat ini banyak investor yang melirik potensi wisata di Lebak untuk berinvestasi,” kata Yahya Sukmana, Kamis (10/10/2019).

Lokasi destinasi wisata alam itu salah satunya wisata “Negeri di Atas Awan” yang berada di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). Wisata itu menjadi perhatian para wisatawan, baik wisatawan domestik dan mancanegara. Karena itu, Pemerintah Provinsi Banten kini sedang membangun infrastruktur jalan dan sarana lainnya.

“Upaya mendukung itu, kami akan memberikan kemudahan-kemudahan proses perizinan tanpa berbelit-belit bagi investor yang menanamkan modalnya di sektor pariwisata,” ucapnya.

Ia mengaku, pemerintah daerah belum lama ini mengundang investor pariwisata di Jakarta dalam acara pertemuan “bisnis meeting”. Pertemuan itu diharapkan mengundang para investor berminat untuk mengembangkan usaha di sektor pariwisata di Kabupaten Lebak.

“Hingga kini terus melakukan komunikasi kepada para investor agar dapat membuka usaha pariwisata tersebut,” tuturnya. (PG)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here