Insfrastruktur Membaik, Kunjungan Wisata Anyer Meningkat

Membaiknya kondisi infrastruktur khususnya akses jalan di sekitar Kawasan Wisata Anyer dan Cinangka telah berdampak positif pada tingkat kunjungan wisatawan yang datang selama libur Idulfitri 1438 Hijriah, yakni pada Senin (26/6/2017) hingga Ahad (2/7/2017) ini. Waktu liburan yang cukup panjang tersebut nyatanya menjadi waktu yang benar-benar dimanfaatkan masyarakat.

Sekretaris Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disparpora) Kabupaten Serang, Dedi Arif Rohidi mengatakan, faktor pendukung adanya peningkatan wisata, yakni infrastruktur yang baik dan tingkat pelayanan yang diberikan kepada wisatawan. Sebab, menurut dia, tempat wisata selain identik dengan kebersihan, namun juga harus sinergi dengan kebersihannya. “Karena, pariwisata ini dapat menyumbang pendapatan daerah,” tuturnya, Senin (3/7/2017).

Ia menuturkan, instansinya terus melakukan koordinasi dengan seluruh pengelola objek wisata untuk dapat memberikan pelayanan yang baik kepada wisatawan. “Karena, sebagian besar itu miliki swasta, pemerintah sebagai pendukungnya. Harus dilakukan sinergi antara pihak swasta dengan pemerintah daerah,” katanya.

Sementara itu, Ketua PHRI Kabupaten Serang, Suherman mengatakan, selama hari libur Idulfitri, kunjungan wisata di Kawasan Wisata Anyer dan Cinangka tersebut cenderung meningkat. Peningkatan tersebut mencapai 25 persen. “Mencapai 25 persen. Setiap harinya mencapai 2.000 pengunjung. Tingkat hunian hotel juga mencapai 75 persen,” ujarnya.

Ia menjelaskan, puncak kunjungan para wisatawan terjadi pada Rabu (28/6/2017) dan Sabtu (1/7/2017) lalu. Bahkan, pada Rabu dan Sabtu lalu arus lalu lintas menuju Kawasan Wisata Anyer dan Cinangka terhitung padat. “Kalau Ahad malah lenggang. Wisatawan berkurang, karena sudah ada di rumahnya masing-masing,” ucapnya.

Menurut dia, peningkatan kunjungan wisatawan tersebut terjadi, sebab adanya perbaikan infrastruktur khususnya akses jalan menuju kawasan wisata pantai yang dilakukan pemerintah daerah. Hal tersebut berdampak pada berkembangnya pariwisata yang ada di kawasan tersebut. “Ini juga yang menarik minat wisatawan,” katanya.

Faktor lain yang menjadi penyebab meningkatanya kunjungan wisatawan tersebut juga tidak bisa dimungkiri, karena cuaca selama libur yang cukup mendukung dan tidak begitu ekstrem. Meski demikian, menurut dia, peningkatan kunjungan wisatawan juga berbanding lurus dengan tingkat kepadatan arus lalu lintas dan kemacetan yang memang tidak dapat dihindari. “Karena, memang volume kendaraan padat. Ke depan harus dilakukan koordinasi yang baik dengan seluruh instansi untuk soal wisata ini,” tuturnya. (Dindin/”KB”)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here