Ini Tips Bedakan Daging Sapi dengan Daging Oplosan Babi

daging sapi yang biasa dijual di pasar foto pikiranrakyat.com

TANGERANG, (KB).- Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang meminta masyarakat bisa membedakan antara daging sapi dan daging oplosan babi. Hal itu menyusul  terungkapnya kasus daging oplosan antara daging sapi dengan daging babi yang dijual pria berisial AD di Pasar Bengkok, Pinang, Kota Tangerang.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Abduh Surahman memberikan saran ihwal perbedaan daging sapi dengan daging babi atau oplosan saat sedang membeli agar masyarakat tetap mengkonsumsi makanan sehat.

Dia mengatakan, cukup sulit membedakan daging sapi dengan daging babi bila hanya dilihat secara sepintas. Maka, belilah daging sapi dengan harga normal di pasaran. Saat ini harga pasaran daging sapi per kilo Rp120 ribu.

“Cara membedakannya pertama yang paling aman itu jangan beli daging dengan harga murah,” ujarnya, Selasa (19/5/2020).  Jika dilihat warnanya, antara daging sapi dengan babi mengalami kemiripan.

Biasanya, tenda pedagang daging sapi berwarna biru. Kata Abduh, tenda berwarna biru ini sengaja dipilih pedagang untuk menyampaikan pesan bahwa daging sapi dagangannya terlihat segar.

Lalu, jika ingin diidentifikasi lebih cermat yakni dengan mencium dagingnya. Menurut Abduh, bau daging oplosan sangat amis. Sementara daging sapi asli tidak amis, apalagi bila segar. “Kalau baunya lebih amis itu bahaya,” ungkapnya.

Sedangkan perbandingan pada sisi serat cukup sulit diketahui. Sebab, daging oplosan biasanya sudah dikontaminasi dengan bahan pembersih seperti boraks.  “Bisanya dikamuflase. Kalau sudah pakai boraks dan sebagainya itu sudah mirip banget,” jelas Abduh.

Namun, Abduh memastikan pada momentum menjelang Hari Raya Idul Fitri 2020 ini yang cenderung mengalami peningkatan konsumsi, daging sapi yang beredar aman untuk dikonsumsi.

Dia menambahkan pihaknya telah rutin menjalani pemeriksaan atau pengawasan peredaran daging setiap tiga bulan. Bahkan ke depan, dinas ketahanan pangan pun akan meningkatkan pengawasannya secara ketat untuk memastikan daging terutama daging sapi aman dikonsumsi atau halal.  “Kalau untuk seorang kami pastikan aman,” tegasnya.(DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here