Ini Janji Sanuji Jika Jadi Wakil Wali Kota Cilegon

Bakal Calon Wakil Wali Kota pada Pilkada Kota Cilegon dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sanuji Pentamarta (tengah) saat memberikan keterangan kepada awak media di kantor PKS Kota Cilegon, Selasa (19/5/2020).*

CILEGON, (KB).- Bakal Calon Wakil Wali Kota pada Pilkada Kota Cilegon dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sanuji Pentamarta, mengaku memiliki sejumlah visi dan misi untuk memajukan Kota Cilegon. Salah satunya mengatasi pengangguran, kemiskinan, masalah lingkungan dan persampahan.

“Tugas utama saya jika terpilih nanti, tentu mendukung Pak Helldy (Bakal Calon Wali Kota Cilegon dari Partai Berkarya Helldy Agustian) sukses memimpin Kota Cilegon. Saya pun ingin membenahi Cilegon, dengan cara mengatasi pengangguran, kemiskinan, masalah lingkungan dan persampahan,” katanya saat bertemu wartawan di Kantor DPD PKS Cilegon, Selasa (19/5/2020).

Menurut pria yang juga Ketua DPW PKS Banten ini, program yang tepat dalam menangani persoalan pengangguran yakni dengan membuka akses industri seluas-luasnya untuk mensejahterakan masyarakat Cilegon.

“Akses industri benar-benar dibuka dengan lebar. Ini dilakukan agar warga lokal dapat terserap dengan besar. Jika warga lokal terserap besar, otomatis keberadaan pendatang bisa dicegah,” ujarnya.

Program ini tentunya dengan memberdayakan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Cilegon yang berkualitas. Katanya, agar SDM masyarakat Kota Cilegon dapat berdaya saing perlu peningkatan pendidikan yang berkualitas.

“Daerah maju akan menjadi magnet warga pendatang untuk mencari kerja. Bagaimana solusinya supaya masyarakat Cilegon bisa bersaing, salah satunya adalah dengan pendidikan yang baik,” tuturnya.

Peningkatan pendikan yang dimaksud dapat dimulai dengan peningkatan keterampilan calon tenaga kerja diusia produktif. Artinya, kualitas para pemuda Cilegon harus dibekali pendidikan mumpuni.

“Mental pemuda harus ditingkatkan. Pemuda yang bertarung, harus punya kemampuan, punya keterampilan dan harus dinaikan. Maka dari itu, BLK harus kita naikan,” ucapnya.

Selain pengangguran, ia juga menyinggung masalah sampah. Menurut dia, persoalan sampah yang ada di lingkungan perlu ditangani secara komprehensif.

“Persoalan sampah masih menjadi hal yang harus diedukasi ke masyarakat. Bukan hanya bagaimana membuang sampah saja tapi bagaimana masyarakat ini bisa mengelola sendiri sampah tersebut,” katanya.

Persoalan lain juga menyangkut tata kota Cilegon. Menurut dia, Cilegon memang bukan kota berpenduduk padat namun kota dengan ikon industri.

“Ruang Terbuka Hijau yang belum bisa disediakan oleh industri, bisa disediakan lewat anggaran pemerintah. Dengan begitu, masyarakat dapat menikmatinya dengan nyaman,” ujarnya. (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here