Senin, 25 Juni 2018

Indonesia Kerja Keras Promosikan Pariwisata Di Belanda

UTRECHT, (KB).- Kementerian Pariwisata Republik Indonesia berupaya keras mempromosikan pariwisata Indonesia di pameran pariwisata Vakantiebeurs 2018 di Jaarbeurs, Utrecht, Belanda, dari tanggal 9-17 Januari 2018. Untuk menarik wisatawan Eropa, khususnya warga negara Belanda, Indonesia menampilkan ojek-objek pariwisata baru dari sejumlah provinsi di Indonesia.

Koresponden HU Kabar Banten, laman berita www.kabar-banten.com, dan Kabar Banten TV di Belanda Febrynahl Fitra Fadila melaporkan dari lokasi pameran, objek-objek wisata baru yang ditampilkan dari sejumlah provinsi itu antara lain objek wisata yang memiliki potensi untuk menjadi destinasi wisata favorit baru bagi masyarakat di Belanda maupun Eropa. Selain menggandeng 16 agen perjalanan wisata dan lima hotel, Kementerian Pariwisata Pariwisata RI mengajak Garuda Indonesia, Perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Maluku serta tim kesenian untuk menjaring para wisatawan mancanegara.

Tampilkan kesenian

Sepanjang acara pameran pariwisata, Paviliun Indonesia yang menempati lokasi seluas 140 m2 itu akan menampilkan sejumlah kegiatan. Di antaranya workshop media, pertemuan bisnis, B to C, pelayanan informasi pariwisata, awareness campaign, coffee dan mixologist corner, dan pertunjukan kesenian.
Selain dilakukan Kementerian Pariwisata dan agen perjalanan wisata/tour operator Indonesia, promosi destinasi pariwisata Indonesia dilakukan sejumlah agen perjalanan wisata/tour operator Belanda.

Perusahaan-perusahaan pariwisata di Belanda tersebut berani mempromosikan pariwisata Indonesia karena mereka menilai Indonesia mempunai keunikan dan menarik. Selain itu, pangsa pasarnya menjanjikan. Di antara perusahaan pariwisata di Belanda yang ikut mempromosikan Indonesia adalah Dari-Java Reisbureau, Van Verre Paling Top, Smaragd Reizen, 333 Travel, Selamat Jalan, Rama Tours, Footprint, BMR, dan Soestring.

Baca Juga: Seribu Peserta Meriahkan Vakantiebeurs 2018 di Belanda

Sebagaimana diinformasikan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Belanda dalam laman www.ina.indonesia.nl, event pariwisata terbesar di Belanda itu diawali dengan breakfast session oleh Wali kota Utrecht, Jan van Zanen. Dalam acara ini Jan van Zanen mengundang para Duta Besar dari negara-negara peserta.  Selain ada sambutan dari Wali Kota Utrecht, breakfast session juga menghadirkan pembicara ternama, Adjiedj Bakas. Ia memaparkan tantangan global di masa mendatang dan pengaruhnya terhadap industri pariwisata serta food production.

Dalam jamuan makan pagi tersebut, Duta Besar RI untuk Kerajaan Belanda, I Gusti Agung Wesaka Puja, turut hadir dan sekaligus meninjau Paviliun Indonesia yang berlokasi di hall 4. Kementetrian Pariwisata mengharapkan, partisipasi Indonesia di ajang promosi pariwisata internasional ini dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia, termasuk wisatawan dari Belanda. Melalui kegiatan ini diharapkan target 20 juta wisman berkunjung ke Indonesia pada tahun 2019 dapat tercapai.

Sementara itu, panitia pameran mengharapkan Vakantiebeurs 2018 bisa mengulang kesuksesan penyelenggaraan pameran tahun 2017. Menurut catatan panitia, pameran pariwisata tahun lalu dihadiri sekitar 110 ribu pengunjung. Vakantiebeurs 2018 terselenggara atas kerja sama antara Jaarbeurs, Vakantiebeurs, VIV Europe dan City of Utrecht. Kegiatan ini menampilkan produk dan objek “leisure, vacation, and tourism”. Pihak panitia mengharakan para pengunjung pameran dapat memperoleh informasi terbaru mengenai tren perjalanan wisata, destinasi-destinasi liburan terbaru, dan tips-tips saat mengunjungi destinasi favorit para wisatawan. Vakantiebuers 2018 diliput oleh sekitar 100 media dari berbagai negara dan travel bloggers.(RG)***


Sekilas Info

Gunung Pinang Jadi Primadona

Gunung Pinang merupakan salah satu dataran tinggi yang berada di Desa Pejaten, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *