Rabu, 17 Januari 2018
Direktur Pemasaran BPR Serang Teguh Iman Darmawan, SE.

Iman: Tumbuhkan Bank Serang di Tengah Persaingan

SERANG, (KB).- Di tengah persaingan bisnis industri perbankan yang cukup ketat saat ini, memimpin usaha Badan Perkreditan Rakyat (BPR), tentu saja bukan pekerjaan mudah , bahkan bisa dikatakan berat. Saking ketatnya persaingan industri perbankan , baru-baru ini, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman Hadad sempat memberikan peringatan kepada para pengelola BPR . “BPR harus siap mental,” katanya.

Peringatan Muliaman Hadad tersebut ternyata tidak main-masin. Buktinya, pada semester I tahun 2017, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah melikuidasi (membekukan izin) sebanyak 81 bank. Dari jumlah bank itu, mayoritas izin yang dibekukan adalah izin BPR.

Oleh karena itu, rasanya, layak jika kita memberikan apresiasi kepada Direktur Pemasaran BPR Serang Teguh Iman Darmawan, SE. Putra asli Serang yang sudah bertahun-tahun mengabdikan di BPR Serang ini berhasil mengembangkan atau menumbuhkan Perusahaan Daeran Bank Perkreditan Rakyat (PD BPR) Serang atau disebut Bank Serang.

Beberapa indikator keberhasilan BPR Serang di bawah kepemimpinan Iman itu antara lain bisa dilihat dari peningkatan laba bersih, penyaluran kredit, dan kucuran dana pihak ketiga (DPK). Dari aspek laba, pada semester I tahun 2017, PD BPR Serang meraih laba bersih senilai Rp6,1 miliar. Sementara pada periode yang sama tahun 2016, raihan labanya hanya mencapai Rp5,5 miliar. Jika dipersentasekan, kenaikan labar bersihnya mencapai 10,57%.

Untuk penyaluran kredit pun menunjukkan pertumbuhan yang cukup menggembirakan. Nilia total kredit yang sudah disalurkan BPR Serang pada semester I tahun 2017 mencapai Rp283.988.959.000. Sementara itu, pada periode yang sama tahun 2016, kredit yang disalurkan baru senilai Rp220.006.107.000. Data itu menunjukkan bahwa penyaluran kredit mengalami pertumbuhan sebesar 29,08%.

Menurut Iman, kredit yang disalurkan pada semester I tahun 2017, didominasi oleh kredit konsumtif sebesar Rp259.345.857.000, kemudian kredit modal kerja sebesar Rp24.361.914.000 dan selanjutnya sektor kredit investasi Rp281.188.000.

Indikator lainnya yang menggembirakan adalah relatif rendahnya Non Performing Loan Net (NPL Net) atau kredit bermasalah. NPL Net Bank Serang ini sebesar 3%. “Kami menargetkan NPL Net pada semester dua dapat ditekan sampai 2%, ” harap alumni Fakultas Ekonomi Untirta ini. Sementara itu, kucuran dana pihak ketiga pun mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Jumlah dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun BPR Serang pada semester I 2017 mengalami pertumbuhan cukup pesat, yakni dari Rp163.011.703.000 pada tahun 2016 menjadi Rp189.770.591.000 atau tumbuh 16,42 persen.

Atas prestasinya itulah, BPR Serang mendapatkan dua penghargaan pada tahun 2017. Penghargaan pertama berupa anugerah “Business Challenges Award 2017” untuk kategori “The Best Reliable BPR In Service Excellent of The Year” dari Indonesia Achievement Center (IAC). Kedua, BPR Serang mendapatkan predikat kinerja “Sangat Bagus” dalam ajang penganugerahan “Infobank BPR Award 2017”. Penghargaan yang diperoleh PD BPR Serang tersebut untuk kategori BPR beraset Rp 250 miliar sampai dengan di bawah Rp 500 miliar berdasarkan rating Infobank untuk periode 2015-2016.

Iman mengaku pencapaian menggembirakan pada semester I ini tidak akan membuatnya berpuas diri. Putra pasangan Halimi Saleh dan Umdah ini bertekad akan meningkatkan kinerjanya lagi pada semester kedua. “Mudah-mudahan BPR Serang menjadi BPR terbaik di Provinsi Banten,” katanya.*


Sekilas Info

GIICOMVEC 2018, Hadirkan Perkembangan Terbaru Industri Kendaraan Komersial

JAKARTA, (KB).- GAIKINDO (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) di tahun 2018 akan hadirkan pameran khusus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *