Iman Ariyadi Dipindah ke Lapas Serang

CILEGON, (KB).- Wali Kota Cilegon nonaktif, Tubagus Iman Ariyadi dipindahkan dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Serang. Kabarnya, kepindahan Iman, seiring dengan inkrahnya proses hukum kasus suap Transmart yang melibatkannya.

Sumber Kabar Banten menginformasikan, petikan putusan inkrah telah dikeluarkan PN Serang, Kamis (11/10/2018). Kemudian, Iman dipindahkan dari Rutan Serang ke Lapas Serang, Sabtu (13/10/2018).

Kakak kandung Iman, Ratu Ati Marliati membenarkan, telah keluarnya inkrah dari PN Serang. “Petikan inkrah sudah dikeluarkan PN Serang, salinannya sudah dipegang pak Iman. Kalau saya belum pegang,” katanya yang kini menjabat Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Cilegon saat dihubungi melalui telepon genggam, Selasa (16/10/2018).

Senada dikatakan Pengacara Tubagus Iman Ariyadi, Irwandi. Ia juga belum memegang salinan petikan inkrah PN Serang. “Saya juga belum pegang salinannya, baru pak Iman yang pegang. Isinya sih tidak jauh berbeda dengan putusan PN Serang,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Golkar Cilegon, Sutisna Abbas menuturkan, telah menemui Iman di tempat baru. “Senin (15/10/2018) kemarin, kami sudah menengok pak Iman di Lapas Serang. Pak Iman kan pindah Sabtu (13/10/2018) kemarin,” ucapnya.

Menurut dia, terbitnya surat inkrah Iman menandakan konstelasi pemilihan Wakil Wali Kota Cilegon semakin dekat. Di mana surat inkrah tersebut, terlebih dahulu akan menjadi landasan bagi Pemkot Cilegon untuk memohonkan pelantikan Plt Wali Kota Cilegon, Edi Ariadi sebagai Wali Kota Cilegon definitif.

Pada bagian lain, Kepala Bidang Hukum Setda Pemkot Cilegon, Bambang Hario Bintan mengatakan, belum menerima salinan inkrah Iman. Terkait kebutuhan salinan tersebut, untuk kepentingan pelantikan Wali Kota Cilegon definitif, ini harus berawal dari permohonan Biro Pemerintahan Pemprov Banten, untuk mendapatkan petikan inkrah kasus Iman.

“Jadi, Biro Pemerintahan Pemprov Banten memohonkan petikan inkrah itu, dari Pemkot Cilegon dulu pun bisa. Setelah itu, Biro Pemerintahan Pemprov Banten melayangkan permohonan pelantikan Plt Wali Kota Cilegon, Edi Ariadi sebagai Wali Kota Cilegon definitif. Setelah ada jawaban dari Pemerintah Pusat, barulah proses pelantikan dilakukan di DPRD Kota Cilegon,” tuturnya. (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here