Iman Ariadi Kunjungi Korban Kebakaran

CILEGON, (KB).- Wali Kota Cilegon, Tubagus Iman Ariyadi langsung turun tangan membantu warga korban kebakaran di Lingkungan Tegal Cabe, Kelurahan dan Kecamatan Citangkil, Kamis (7/9/2017). Ia datang bersama rombongan. Tampak di antaranya Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon, Abadiyah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Arriadna, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Damkar, Ujang Iing, dan sejumlah pejabat lainnya.

Ia menuturkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon siap memfasilitasi permintaan korban kebakaran. Seperti diketahui, musibah kebakaran melanda permukiman penduduk di Lingkungan Tegal Cabe, Rabu (6/9/2017) malam. Akibatnya, belasan rumah hangus terbakar. “Barusan saya melakukan dialog dan saya akan memenuhi apa yang menjadi permintaan para korban kebakaran dan saat ini juga kami akan menggelar rapat dengan sejumlah OPD (organisasi perangkat daerah),” katanya kepada wartawan.

Menurut dia, yang menjadi prioritas, adalah masalah pendidikan, dapur umum, serta tempat tinggal. Karena, berdasarkan data banyak warga yang mempunyai anak selain balita juga ada yang bersekolah di sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA). “Anak-anak sekolah yang menjadi korban harus tetap sekolah, kalau gak ada seragam, nanti akan dibelikan. Untuk rumah, karena bukan lahan milik pribadi, kami akan melakukan rapat, begitupun dengan balita. Saya secara pribadi menyumbang untuk para korban bencana kebakaran,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, setelah melakukan dialog dengan warga dan meninjau lokasi kebakaran, dia yang menjabat 2 periode tersebut langsung bergegas ke Kantor Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Cilegon untuk melakukan rapat penanganan korban kebakaran. Nampak satu per satu pejabat Pemkot Cilegon berdatangan ke kantor yang berada di Kawasan Citangkil tersebut, seperti Sekretaris Daerah (Sekda), Sari Suryati, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKD), Maman Mauludin, dan Kepala Bappeda, Ratu Ati Marliati. Tampak juga para pejabat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Sekitar 60 menit rapat selesai. Seusai rapat, dia menyatakan, bahwa kebakaran tersebut, adalah bencana yang harus ditanggulangi secepatnya. (H-45)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here